Minggu, 19 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Akibat 2 Tahun Belajar Daring Begitu Masuk Tatap Muka Murid Baru Tak Kenal Kepsek: Bapak Siapa?

Selama hampir dua tahun pandemi Covid-19, para siswa diminta belajar secara daring.

Editor: CandraDani
Tribunpekanbaru.com / Doddy Vladimir
ILUSTRASI, Suasana proses belajar tatap muka terbatas dengan protokol kesehatan ketat disebuah sekolah di Pekanbaru beberapa waktu lalu. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Sejumlah sekolah di Kabupaten Lebak, Banten, mulai menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) untuk pertama kalinya, Rabu (18/8/2021).

Kebijakan ini diberlakukan karena Lebak masuk ke wilayah yang menerapkan PPKM level 3 dan saat ini juga berada di zona oranye.

Seperti diketahui, selama hampir dua tahun pandemi Covid-19, para siswa diminta belajar secara daring.

Satu di antara sekolah yang menggelar PTM adalah SMPN 1 Rangkasbitung yang berada Jalan Multatuli Rangkasbitung.

Di sekolah ini, PTM digelar terbatas, di mana hanya 50 persen murid yang masuk.

Banyak cerita menarik terjadi di hari pertama PTM.

Kepala Sekolah SMPN 1 Sudirman menceritakan, sebagian besar murid yang masuk adalah wajah baru dan belum pernah merasakan PTM di sekolah.

Mereka juga belum pernah bertemu dengan guru dan murid sekelasnya secara langsung.

"Tadi pagi saya kontrol ke kelas-kelas, di kelas 8, murid-murid tidak kenal saya, bapak siapa? Akhirnya dijelaskan sama guru kalau saya kepala sekolah," kata Sudirman saat ditemui Kompas.com di ruangannya, Rabu.

Sudirman memaklumi hal tersebut.

Dia mengatakan, sejak pandemi, pembelajaran dilakukan seluruhnya secara online atau daring.

Mereka mengenal guru hanya melalui foto, video, atau suara saja.

Untuk lebih mengenal lingkungan sekolah, di hari pertama PTM, dilakukan pengenalan sekolah dan penjelasan mengenai protokol kesehatan yang diberlakukan di sekolah.

Sudirman menjelaskan, dari 1.143 total murid SMPN 1 Rangkasbitung, mereka yang mengikuti PTM adalah yang sudah mendapatkan persetujuan dari orangtua.

"Hampir keseluruhan mendapatkan izin dari orangtua. Ada yang belum lampirkan izin dengan berbagai alasan, seperti masih di luar kota atau karena sakit, jadi belum bisa mengikuti PTM," kata Sudirman.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved