Rabu, 29 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Melarikan Diri dari Afganistan, Beginilah Kondisi Warga Amerika Serikat setelah Bertemu Taliban

Warga Amerika Serikat yang melarikan diri dari Afganistan akan bertemu dengan Taliban. Beginilah kondisi mereka saat harus berhadapan dengan Taliban

Tayang:
Editor: Budi Rahmat
Kompas.com via AP
Kekacauan di Bandara Kabul, Taliban Cegah Proses Evakuasi, Pesawat Jerman Cuma Angkut 7 Penumpang. Foto: Tentara AS berjaga di sepanjang perimeter di bandara internasional di Kabul, Afghanistan, Senin, 16 Agustus 2021. 

TRIBUNPEKANBARU.COM- Padahal sudah kerahkan ratusan personel militernya di wilayah bandara di Kabul, Afganistan.

Namun, Diplomat AS justru mengatakan tidak ada jaminan bagi warga negaras Amerika Serikat di Afganistan dalam kondisi selamat meninggalkan negara tersebut.

Sebab, AS mengklaim elah terjadi intimidasi, pemukulan di wilayah perbatasan.

Kekerasan tersebut dikatakan dilakukan oleh Taliban.

Namun pihak Taliban sendiri menyatakan bahwa mereka menjamin keselamatan semua warga.

Baca juga: Sosok Ahmad Massoud, Putra Pahlawan Afghanistan Ahmad Shah Massoud Menyatakan Perang Melawan Taliban

Baca juga: Peralatan Tempur Canggih Termasuk Drone dan Helikopter Milik Amerika Serikat Kini Dikuasai Taliban

Sementara masih ada beberapa warga negara Amerika Serikat yang berada di Afganistan dan sangat ingin dievakuasi dari negara tersebut.

AS masih mengupayakan mengevakuasi warga negaranya dari Afganistan.

Namun justru disebutkan idak ada jaminan selamat.

Kedutaan Besar AS di Kabul memperingatkan tidak dapat memastikan perjalanan yang aman bagi orang Amerika ke bandara untuk melarikan diri dari Afghanistan, pada Rabu (18/8/2021).

Laporan pelecehan dan pemukulan di pos pemeriksaan Taliban terus munculan. Padahal sebelumnya, Pentagon menekankan adanya semacam jaminan dari Taliban bahwa mereka akan memastikan transit yang aman.

Melansir CNN, peringatan itu dikeluarkan pada Rabu (18/8/2021) dari pos diplomatik AS, yang telah dipindahkan ke bandara Kabul.

Pernyataan itu bertentangan dengan yang dibuat oleh pejabat Gedung Putih dan Pentagon, tentang akses warga sipil ke bandara Kabul untuk naik penerbangan evakuasi ke luar negeri.

Terputusnya pesan publik di antara staf keamanan nasional senior pemerintahan Biden dinilai memperlihatkan adanya kekacauan dan ketergesa-gesaan dalam upaya evakuasi.

Rencana pemindahan itu masih menghadapi tantangan logistik dan keamanan yang sangat besar, padahal prosesnya coba ditingkatkan dalam beberapa hari terakhir.

Baca juga: Kembali ke Tahun 1996, Beginilah Penampilan Wanita Afganistan setelah Taliban Kembali Berkuasa

Baca juga: Sosok Anak Presiden Afganistan Ashraf Ghani yang Hidup Nyaman di Amerika Serikat, Jauh dari Taliban

"Pemerintah Amerika Serikat tidak dapat memastikan perjalanan yang aman ke Bandara Internasional Hamid Karzai," Kedutaan Besar AS di Kabul menasihati warga Amerika melansir CNN pada Rabu (18/8/2021).

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved