Terjebak di Bandara, Warga Afghanistan Dapat Makanan Mengadung Babi oleh Tentara Amerika
Pengungsi Afghanistan yang terlunta-lunta di Bandara Kabul diberi makanan mengandung babi oleh tentara Amerika Serikat
Penulis: Rinal Maradjo | Editor: Rinal Maradjo
TRIBUNPEKANBARU.COM, KABUL - Sungguh malang ribuan warga Afghanistan yang saat ini terjebak di Bandara Kabul dan berdesakan untuk segera keluar dari negara itu.
Warga Afghanistan itu kini dalam posisi terjepit, di belakang mereka Tentara Taliban sudah menguasai seluruh wilayah Ibukota.
Sementara di hadapan mereka berdiri barikade kawat berduri yang dijaga dengan hunusan senjata oleh tentara Amerika Serikat.
Parahnya, ribuan warga yang terjepit itu diberi makanan mengandung babi oleh tentara Amerika Serikat.
Makanan mengandung babi itu kini viral di dunia maya.
Adalah salah seorang calon pengungsi yang mengunggah gambar makanan itu di laman instagramnya.
Dikutip Tribunpekanbaru.com dari Daily Sabah pada Minggu (22/8/2021),
Wanita yang tak disebutkan namanya itu mengatakan, ia dan ribuan pengungsi lainnya terjebak tanpa kejelasan nasib di bandara Kabul.
Ia mengaku sudah terlunta-lunta di tempat itu selama 4 hari terakhir.
Tentara Amerika Serikat yang ditempatkan di Bandara itu lalu membagikan paket makanan yang mengandung babi kepada warga Afghanistan yang terkepung di sana.
"Memberi makan kami daging babi, yang secara agama tidak diperbolehkan, dan 95% orang di sini tidak tahu cara membaca atau berbicara bahasa Inggris," tulis wanita di di postingannya
Sambil memposting foto paket berisi "patty sosis babi, rasa maple." tersebut.
"Paket itu mereka lempar begitu saja dari kejauhan kepada ribuan orang yang terjebak di bandara,"tambahnya.
Islam secara tegas melarang konsumsi daging babi.
Mengkonsumsi daging babi adalah haram hukumnya di dalam Islam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/makanan-mengandung-babi-yang-diberikan-tentara-as-kepada-warga-afghanistan.jpg)