Jumat, 1 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Ada yang Suka? Benarkah Ikan Lele Mengandung Sel Kanker, Akrhinya Pakar Memberi Penjelasan Begini

Ramai soal Ikan lele mengandung sel kanker, akhirnya pakar di bidangnya memberi penjelelasan tentang ikan lele tersebut.

Tayang:
Net/google
ikan lele 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Segala sesuatu pasti ada penyebabnya.

Baik itu penyakit, pasti ada yang jadi penyebab.

Salah satunya adalah kanker.

Para ilmuwan sepakat bahwa penyakit kanker ada kaitannya dengan genetik dan paparan lingkungan. 

Kanker terjadi akibat mutasi gen sehingga sel tubuh menjadi abnormal atau tidak normal.

Di kalangan masyarakat, beredar kabar bahwa ikan lele yang memiliki rasa yang gurih, jika dikonsumsi, dapat memicu penyakit kanker. Benarkah isu ini?

Benarkah ikan lele mengandung sel kanker?

Penyakit kanker menjadi penyebab banyak kematian. Kanker berasal dari sel-sel tubuh pada yang abnormal. Artinya, sel tubuh tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

Normalnya, sel akan membelah, tumbuh, dan mati sesuai dengan kebutuhan. Namun pada orang yang mengidap kanker, sel terus membelah dan tumbuh tanpa henti, dan tidak mati padahal sel sudah menua atau rusak. Alhasil, terjadi penumpukan sel yang akhirnya membentuk tumor.

Tanpa perawatan, sel kanker akan terus berkembang, menyebar, dan menyerang jaringan atau organ sekitarnya. Termasuk organ vital, seperti otak dan paru-paru, yang menjadi penunjang kehidupan manusia.

Kabar beredar bahwa ikan lele mengandung zat yang bisa memicu munculnya sel kanker. Jika Anda mendengar informasi ini, jangan dulu telan mentah-mentah. Anda harus tahu fakta dan kebenarannya agar tidak menyebabkan kerugian karena mempercayai informasi yang salah.

Untuk membuktikan informasi tersebut, University of Pittsburgh Schools of the Health Sciences pada tahun 2007 mengadakan penelitian terkait hal tersebut.

Hasilnya menujukkan bahwa ikan lele yang terpapar limbah industri, mengandung zat yang bisa meniru hormon estrogen pada wanita.

Hal ini dapat membuat sel-sel kanker payudara berkembang biak lebih cepat. Selain itu, konsumsi ikan yang terkontaminasi juga bisa meningkatkan risiko terjadinya masalah pada endokrin dan gangguan pertumbuhan.

Memang, penyebab kanker tidak diketahui, tapi paparan zat kimia yang masuk tubuh bisa meningkatkan risiko terjadinya mutasi atau perubahan pada DNA.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved