Senin, 13 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Mengetahui Weton Hubungan Asmara: Arti Tinari dalam Weton Jawa

Dalam kalender Jawa, satu pekan terdiri dari tujuh hari yang diadopsi dari kalender Islam dan lima hari pasaran

Penulis: M Iqbal | Editor: Firmauli Sihaloho
Pexels
Kecocokan Jodoh dalam Weton Jawa 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Cara mengetahui Weton hubungan asmara kamu.

Dengan mengetahui Weton kamu, tentu membantu mengetahui kondisi asmara ke depan.

Adapun ramalan Weton ini berasal dari suku Jawa yang merupakan salah satu suku terbesar di Indonesia.

Juga, suku Jawa kaya dengan literatur sejarah berikut budaya dan tradisi.

Salah satunya ialah Weton.

Weton, Penanggalan yang Dianggap Ramalan.

Dalam kalender Jawa, satu pekan terdiri dari tujuh hari yang diadopsi dari kalender Islam dan lima hari pasaran

Weton, adalah gabungan keduanya yang menunjukkan hari kelahiran seseorang.

Biasanya orang jawa dalam menentukan hari dan tanggal sering mempertimbangkan weton jawa ini dengan harapan dilancarkan dan sesuai perhitungan makna weton jawa.

Termasuk dalam pernikahan, jodohpun antara kedua pasangan terkadang dihitung menggunakan weton jawa berdasarkan tanggal dan pasaran jawanya yang memiliki arti berbeda-beda.

Cara Menghitung Weton Jawa untuk Kecocokan Jodoh

Cara menghitung weton jawa ternyata cukup mudah.
Kamu hanya perlu menggunakan neptu hari dan hari pasaran jawa. Untuk membantumu mempermudah menghitungnya, berikut adalah tabel nilai neptu dan hari pasaran jawa.
Untuk mengetahui kecocokan jodoh, maka masing-masing weton calon mempelai harus dijumlahkan. Misalnya si wanita lahir pada Kamis Kliwon, maka nilai weton si wanita adalah 8 + 8 = 16. Sementara si laki-laki lahir pada Minggu Pon, maka nilai wetonnya adalah 5 + 7 = 12. Jika kedua weton calon mempelai dijumlahkan, berarti 16 + 12 = 28.

Setelah mengetahui jumlah weton kedua calon mempelai, maka coba cocokan dengan hasil hitungan berikut.

1. Pegat (1, 9, 10, 18, 19, 27, 28, 36)

Konon, pegat adalah masalah yang akan dialami oleh kedua mempelai.

Pasangan dengan karakter ini akan cenderung mengalami berbagai masalah ruma tangga, mulai dari ekonomi hingga masalah perselingkuhan yang menyebabkan kedua pasangan tersebut pegatan.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved