Selasa, 21 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Video Berita

VIDEO: Turunkan Alat Berat, Pemkab Rohil Normalisasi Parit di Kecamatan Bangko

Sementara itu Kepala DLH Rohil Suwandi mengatakan penggalian dan normalisasi seluruh parit sesuai dengan arahan Bupati Rohil agar banjir bisa diminima

Penulis: Teddy Tarigan | Editor: didik ahmadi

TRIBUNPEKNBARU.COM, ROHIL - Pemerintah Rokan Hilir (Rohil) melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bersama Kepenghuluan Bagan Jawa melakukan normalisasi parit di jalan Makmur Ujung, Kepenghuluan Bagan Jawa, Kecamatan Bangko Senin (30/8/2021).

Normalisasi dilakukan dengan menurunkan alat berat di lokasi yang diawasi langsung Kepala DLH Rokan Hilir Suwandi S.Sos bersama dengan Penghulu Bagan Jawa Markasim.

Normalisasi dilakukan karena daerah Bagan Jawa kerap terjadi banjir khususnya saat hujan turun.

"Kita tahu Kalau di Bagan ini hujan 2 hari airnya tergenang sampai ke rumah-rumah kita. Dengan program pak Bupati terobosan beliau atas nama masyarakat Bagan Jawa kami merasa bangga ini program kerja beliau 100 hari adalah kerja beliau yang nyata," ujarnya.

Dijelaskannya selama ini bila banjir terjadi maka akan terdampak pada kawasan kebun sawit dan pertanian masyarakat.

"Jadi pengaruhnya terhadap buah-buah sawit itu dia tidak membesar (jadi) mengecil," ujarnya.

Selain itu dikatakannya manfaat lainnya adalah tanah-tanah yang digali di sekitar normalisasi bisa lebih bermanfaat bagi masyarakat.

Sementara itu Kepala DLH Rohil Suwandi mengatakan penggalian dan normalisasi seluruh parit sesuai dengan arahan Bupati Rohil agar banjir bisa diminimalisir di Kecamatan Bangko.

"Kemarin kami punya alat 2, beko versi 100 yang hari ini kerja di jalan Makmur ada Beko mini kita sudah 1 bulan ini full di lapangan melakukan normalisasi parit-parit," ungkap Suwandi.

Selain di sana, normalisasi juga dilakukan di Sungai Pabrik, sebelumnya di Sungai Garam dan akan dilanjutkan di Parit Atmo.

Suwandi menjelaskan normalisasi parit memang tengah digesa saat ini mengingat curah hujan yang mulai tinggi dan diprediksi akan terus terjadi.

"Dengan kondisi curah hujan yang cukup tinggi ini kita bisa mengantisipasi titik-titik banjir selama ini minimal bisa berkurang dari tahun-tahun sebelumnya." Pungkasnya.

Dijelaskannya selama proses mulai dari operasional alat berat sampai pengerjaan tidak ada kendala dan didukung oleh masyarakat setempat.

"Alhamdulilah tidak ada gangguan dan halangan masyarakat pada umumnya mendukung termasuk pemilik tanaman yang ada di sepanjang jalan ini tidak ada merasa keberatan terhadap kegiatan yang kita laksanakan," ujarnya.

Walaupun demikian Suwandi berpesan kepada masyarakat agar tidak menanam di tepi jalan yang dapat mengganggu aktivitas pengerjaan dan pemeliharaan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved