Cegah Pencurian Data Personal oleh Taliban, Google Kunci Akun Pemerintah Afghanistan
Dilansir dari sputniknews, Senin (6/9/2021) Google Alphabet telah mengunci sementara sejumlah akun email pemerintah Afghanistan.
Penulis: Firmauli Sihaloho | Editor: Ilham Yafiz
Pada 24 Agustus, Komisaris Tinggi Hak Asasi Manusia PBB Michelle Bachelet mengatakan bahwa badan tersebut telah menerima "laporan yang mengerikan dan kredibel" dari "ringkasan eksekusi warga sipil dan anggota tempur pasukan keamanan nasional Afghanistan" oleh Taliban di Afghanistan.
Ketika Taliban menyapu Afghanistan pada pertengahan Agustus, muncul laporan bahwa perangkat biometrik militer AS yang digunakan untuk mengumpulkan data seperti pemindaian iris mata, sidik jari, dan gambar wajah telah disita.
Hal ini memicu kekhawatiran bahwa mesin tersebut dapat digunakan untuk membantu mengidentifikasi warga Afghanistan yang mendukung pasukan koalisi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/komandan-taliban-mullah-neda-mohammad-saat-wawancara-dengan-afp.jpg)