Senin, 27 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Putuskan Berpisah dengan Indonesia, Hingga Kini Timor Leste Belum Punya Mata Uang Sendiri

Sudah lama merdeka memutuskan berpisah dari Indonesia, hingga kini Timor Leste belum memiliki mata uang sendiri.

Penulis: M Iqbal | Editor: Ilham Yafiz
Unsplash/Sharon McCutcheon
ilustrasi uang Dollar Amerika Serikat 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Sudah lama merdeka memutuskan berpisah dari Indonesia, hingga kini Timor Leste belum memiliki mata uang sendiri.

Lantas mata uang apa yang digunakan mantan provinsi di Indonesia timur itu?

Sejak melepaskan diri dari Indonesia, mata uang Timor Leste adalah dolar AS.

Negara yang pernah menjadi bagian Indonesia ini melepaskan diri tahun 1999 melalui referendum yang digelar pada 30 Agustus tahun itu.

Dilansir dari intisari grid.id, Jumat (10/9/2021), Kemerdekaan Timor Leste diakui secara Internasional 19 tahun lalu, tepatnya pada 20 Mei 2002.

Sementara, penggunaan dollar AS sebagai mata uang resmi Timor Leste dimulai sejak tahun 2000.

Dikutip dari laman Peacekeeping Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB), dollar AS dipilih sebagai mata uang resmi di Timor Leste sejak tahun 2000 dengan dikeluarkannya Regulation 2000/7 pada 24 Januari 2000.

Aturan tersebut berbunyi, bahwa semua transaksi resmi harus menggunakan dollar AS. Namun, masyarakat masih diperbolehkan menggunakan mata uang lain yang juga masih banyak beredar.

Di antaranya rupiah, bath (Thailand), escudo (Portugis), dan dollar Australia.

Pemilihan dollar AS sebagai mata uang Timor Leste sebenarnya pernah mendapat protes dari warga Timor Leste sendiri. Lalu, mengapa mata uang ini tetap dipilih dan digunakan di negara muda tersebut sampai saat ini?

Pada awal penerapannya, penggunaan dollar AS menimbulkan gelojak di tengah masyarakat.

Itu karena nilai dollar AS sangat tinggi untuk ukuran standar harga barang dan jasa di Timor Leste.

Dengan Timor Leste menerapkan dollar AS sebagai mata uang resmi negara, membuat harga-harga barang dengan cepat melambung tinggi.

Namun, pemerintah Timor Leste tidak bergeming, dan beranggapan bahwa penggunaan dollar AS tidak berpengaruh pada harga.

Justru masyarakatkah yang diminta menyesuaikan melalui pengaturan jumlah barang atau jasa.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved