Penghuni Rumah Tak Tampak 2 Hari, Warga Curiga Ada Bau Busuk, Terbukti Ternyata
Jenazah pasutri dan anak balita mereka itu ditemukan di rumah yang mereka tempati sekaligus sebagai gudang tempat menyimpan stok baju milik H Kadir
Diberitakan sebelumnya, 3 jenazah itu berada di satu ruangan, dalam rumah di Jalan Pangeran Antasari, Kompleks Ratu Zaleha, Gang Ki Hajar Dewantara II, RT 19 RW 02, Kelurahan Karang Mekar, Kecamatan Banjarmasin Timur , Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel). Ketiga korban ditemukan sekitar pukul 22.00 Wita.
Perempuan baru datang itu bernama Sari (22), anak H Kadir yang merupakan bos dari korban. Dikatakan, Saubari dan istri, sudah dua hari tidak ada kabar dan tak dapat dihubungi.
Sedangkan orangtuanya, lanjut Sari, sedang berada di luar kota, Karena itu, dirinya langsung mendatangi lokasi begitu mengetahui terjadinya peristiwa ini.
"Dia sudah lama bekerja sama bapak saya. Dipercayakan untuk menempati rumah ini," ujar Sari yang berada di lokasi.
Kecurigaan Sari dan karyawan H Kadir tersebut berawal dari korban yang hilang kabar selama dua hari terakhir.
Bersama karyawan yang lain, Sari mengecek ke rumah yang diketahui juga difungsikan sebagai gudang penyimpanan stok pakaian tersebut.
Namun karena pintu terkunci dan tak ada jendela, maka diputuskan untuk mendobrak salah satu pintu di rumah itu.
Tak disangka, Saubari malah ditemukan sudah tak bernyawa bersama istrinya, Sela, dan anaknya yang balita, di antara tumpukan plastik berisi pakaian.
Penuturan Sari, terakhir kali bertemu dengan pasangan tersebut dua hari yang lalu.
"Saat itu menanyakan, apakah saya mau menginap di rumah ini atau tidak. Setelah itu, tidak ada komunikasi lagi," kata wanita berkacamata tersebut.(*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pasutri dan Seorang Anaknya Ditemukan Tewas, Jasadnya Berada di Antara Tumpukan Pakaian, dan Penemuan 3 Jenazah di Banjarmasin, Kecurigaan Anak Bos karena Korban Tak Dapat Dihubungi,
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/pasutri-dan-balita-tewas-di-tumpukan-baju.jpg)