Selasa, 14 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Rahasia Pemuda Sumsel Bikin 2 Gadis Klepek-klepek hingga Mau Dipoligami,Cinta Mati Rela Berbagi Hati

Apa rahasia pemuda di Sumsel bikin 2 gadis klepek-klepek hingga mau dipoligami? Bhakan pernikahannya hanya berjarak seminggu

Editor: Nurul Qomariah
TRIBUN SUMSEL/SAHRI ROMADHON
Jekklip di kediamannya di Empat Lawang Sumsel, Kamis (9/9/2021). Pernikahannya dengan 2 gadis Linda dan Vivin viral. 

Jek mengungkapkan, rahasianya adalah kejujuran dan perhatian yang dia berikan.

Linda, istri pertama Jek mengakui mereka telah sepakat untuk membina rumah tangga bertiga.

"Namanya cinta dan senang Pak, saya menerima Vivin juga dinikahi oleh suami saya," Kata Linda sembari tersenyum malu.

Mereka bertiga adalah warga Kecamatan Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumsel.

Kepala Desa bernama Amir Wahid, membenarkan adanya seorang pria yang menikahi dua wanita di desa yang dipimpinnya itu.

"Iya benar, (untuk cerita lengkapnya) saya belum tahu, saya masih di mobil ini mau balik ke dusun," kata Amir Wahid saat dikonfirmasi Tribunsumsel.com, Jumat (10/9/2021) sore.

Sekretaris Desa bernama Wildan Hakim, juga membenarkan adanya seorang pria yang menikahi dua wanita di desanya tersebut.

"Iya benar, tapi baru akad saja tadi, pesta pernikahannya belum. Kabarnya pestanya sekitar bulan dua (Februari) tahun depan (2022)," katanya.

Tanggapan Akademisi Sosial

Pernikahan Jekklip dengan dua gadis, warga Kecamatan Saling, Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan (Sumsel) mendadak jadi perbincangan publik.

Pria 24 tahun itu dalam waktu seminggu menikahi dua wanita yakni Linda Herlina (20 tahun) dan Vivin (19 tahun).

Kabar pernikahan tersebut beredar luas di sosial media dan menjadi perbincangan hangat netizen.

Penasaran, banyak yang justru mempertanyakan alasan sang mempelai perempuan bersedia saling berbagi suami dikarenakan keputusan itu dianggap tabu di masa sekarang ini.

Pengamat sosial dari Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah (RF) Palembang, Prof Dr Abdullah Idi M.Ed memberikan tanggapannya.

Guru Besar sekaligus Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN RF ini mengungkapkan, pada dasarnya perempuan lebih cenderung mengedepankan perasaan atau emosional dalam berpikir atau memutuskan sesuatu.

Sumber: Warta Kota
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved