Ajaran Islam
Padahal Sudah Rajin Ibadah, Tapi Rezeki Tidak Lancar? Ternyata Ini Penyebab Rezeki Ditunda Allah
Mungkin sebagian dari kita pernah merasa iri melihat tetangga, atau orang-orang disekitar yang rezekinya lancar begitu saja
Penulis: Muhammad Ridho | Editor: Muhammad Ridho
Lantas bagaimana jika orang tua kita sudah meninggal dunia padahal kita belum sempat meminta maaf? Paling tidak kita doakan mereka dan meminta maaflah kepada Allah SWT, karena Allah SWT maha berbelas kasih kepada hambaNya.
3. Apakah kita masih melakukan kemusyrikan atau berbuat syirik meski hanya dalam hati ?
Yang dimaksud syirik adalah menyekutukan Allah SWT dengan sesuatu, bisa benda, tempat manusia dan lain sebagainya.
4. Apakah kita memakan harta yang bukan hak kita ?
Untuk diketahui, dari setiap rezeki atau kekayaan yang kita dapat ada hak untuk fakir miskin termasuk anak yatim piatu yaitu sebesar 2,5 persen. Karena itu sisihkanlah sebagian penghasilan kita untuk mereka.
5. Berdagang dengan tidak jujur
Apabila kita hendak melakukan jual beli hendaknya tidak mengurangi takaran, bahkan kalau bisa lebihkan sedikit takaran dan niatkan untuk bersedekah. Apabila jual beli barang utarakan barang sesuai dengan kondisinya.
6. Apabila kita semuanya sudah berumah tangga hindari untuk menyia-nyiakan atau menyakiti anak maupun pasangan hidupnya
Apabila kita kesal dengan kelakuan anak atau pasangan kalau bisa cobalah untuk mengoreksi diri sendiri, kenapa pasangan atau anak kita belum mampu seperti apa yang kita inginkan.
Jika belum menemukan titik terang, kita bisa memohon kepada Allah SWT untuk mencarikan cara terbaik sembari berusaha karena Allah SWT adalah sebaik-baiknya pemberi solusi.
7. Berbohong
Mungkin benar saudaraku berbohong demi kebaikan, tapi perlu diingat kebaikan yang dimaksud adalah kebaikan untuk siapa? Apabila kebaikan untuk diri sendiri atau orang lain secara sepihak itu kurang sesuai mengapa?
Karena sifat seperti itu bisa merugikan orang lain yang kita bohongi dan akan membuat kita jauh dari rezeki Allah SWT.
8. Memerintah atau berkuasa dengan sewenang-wenang
Maksudnya adalah apabila sedang menduduki jabatan penting atau menjadi pemimpin daam rumah tangga, hindari untuk menyalahgunakan kewenangan demi kepentingan pribadi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/sedekah-itu-berkah.jpg)