Sabtu, 18 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Menjaga Asa Ketaatan Prokes & Semangat Vaksinasi di Bumi Lancang Kuning

Kondisi serupa juga terjadi di Ibu Kota Pekanbaru. Dilaporkan, seluruh kecamatan di Kota Bertuah sudah keluar dari zona merah penyebaran COVID-19.

TRIBUNPEKANBARU/DODI VLADIMIR
Anak sekolah saat menerima suntikan vaksin Covid-19 saat vaksinasi massal untuk pelajar. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) terbukti mampu menekan angka penyebaran Covid-19.

Meski mengundang pro dan kontra bagi masyarakat, PPKM menandakan bahwa proses tidak akan mengkhianati hasil.

Buah kesebaran dan ketaatan terhadap protokol kesehatan itu dapat dirasakan hari ini, Selasa (21/9/2021).

Sebab, Provinsi Riau sudah berada di posisi PPKM Level 2. Artinya, sejumlah aturan pengetatan dilonggarkan.

“Riau sekarang sudah berada di level 2, setelah dua minggu menjalankan aturan PPKM level 3, dan turun ke level 2. Sekarang tugas kita bagaimana mempertahankan level ini, dan menurunkan ke level 1. Bagaimana caranya tentu dengan tetap mendisiplinkan dan mematuhi protokol kesehatan. Selalu memakai masker, tetap menjaga jarak dan membiasakan hidup bersih dengan selalu mencuci tangan,” ujar Kadiskes Riau, Mimi Yuliani Nazir saat konferensi pers.

Kondisi serupa juga terjadi di Ibu Kota Pekanbaru. Dilaporkan, seluruh kecamatan di Kota Bertuah sudah keluar dari zona merah penyebaran COVID-19.

Situasi di atas tentu membawa angin segar bagi masyarakat. Bagaimana roda perekonomian mulai kembali bergairah.

Proses pendidikan secara daring yang selama ini dikeluhkan orangtua, sudah mulai digelar pembelajaran tatap muka terbatas.

Selain PPKM, Mimi menjelaskan capaian vaksinasi juga terus digesa.

Berbagai upaya dilakukan untuk mendatangkan vaksin mengingat antusias masyarakat terhadap vaksin di Bumi Lancang Kuning terbilang tinggi.

Pemprov Riau, kata Dia mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk Forkopimda, dalam menggesa pencapaian vaksin bagi 70 persen masyarakat Riau.

“Untuk vaksinasi juga digesa dengan semakin antusiasnya masyarakat untuk divaksin. Namun, tetap ada pengawasan terhadap protokol kesehatan, walaupun sudah vaksin tetap disiplin prokes. Pemprov juga terus berusaha untuk meminta bantuan penambahan vaksin dari Pemerintah pusat melalui Kementrian Kesehatan,” kata Mimi.

Kendati demikian, masyarakat diharapkan tetap mengedepankan protokol kesehatan; memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak aman, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

Seorang vaksinator sedang menyuntikkan vaksin Covid-19 kepada warga saat vaksinasi massal di RS Bhayangkara Pekanbaru atau Vaksin Center Polda Riau di Jalan Jenderal Sudirman, Sabtu (11/9/2021). (www.tribunpekanbaru.com/Doddy Vladimir).
Seorang vaksinator sedang menyuntikkan vaksin Covid-19 kepada warga saat vaksinasi massal di RS Bhayangkara Pekanbaru atau Vaksin Center Polda Riau di Jalan Jenderal Sudirman, Sabtu (11/9/2021). (www.tribunpekanbaru.com/Doddy Vladimir). (Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir)

Prokes menjadi tindakan harga mati agar kondisi pandemi tak lagi memburuk.

Sebab, sehebat apa pun upaya yang dilakukan pemerintah, jika tidak diiringi sikap peduli warganya sendiri, maka bisa jadi gelombang ketiga menghantam Riau.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved