Kamis, 9 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Munculnya Warkopi Bikin Putra Dono Angkat Suara, Satrio: Perbuatan Tidak Beretika

Satrio Sarwo Trengginas, anak almarhum Dono muncul gegara kemunculan Warkopi, ia bilang hal itu sebuah perbuatan yang tak berektika

Tangkap layar
Tangkapan Layar Wawancara Virtual Bersama Indro Warkop dan Lembaga Warkop DKI, Senin (20/9/2021). 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Warkopi yang diperankan oleh 3 anak muda yang mirip sama Dono, Kasino dan Indro, kini tengah menjadi sorotan.

Satrio Sarwo Trengginas, anak almarhum Dono muncul gegara kemunculan Warkopi.

Kemunculan Warkopi, tiga pemuda yang mirip anggota grup Warkop DKI kini menuai sorotan dari berbagai pihak.

"Kalau memang om Indro udah sakit hati, ya pasti secara tidak langsung anak-anaknya merasa sakit dan tersinggung," kata Satrio saat konferensi pers virtual, Senin (20/9/2021).

Satrio merasa perjuangan sang ayah dan sahabatnya itu tak dihargai.  

Karena itu dirinya pun keberatan apabila jerih payah Dono, Kasino, dan Indro selama 48 tahun dengan mudahnya ditiru dan dikomersilkan tanpa sepengetahuan dan persetujuan dari Lembaga Warkop DKI serta Keluarga Personil Warkop DKI.

"Mereka tidak seperti membuat mi instan dalam hitungan menit sudah jadi dalam segala sisi," ucap Satrio.

"Ya mereka itu jatuh bangun untuk mempertahankan Warkop DKI, bahkan sampai saat ini Om Indro masih konsisten di usianya yang sudah tak lagi muda, yang sudah saya anggap sebagai bapak saya itu membawa bendera Warkop," imbuhnya kembali.

Karena itu, ia menyayangkan Warkopi tidak melakukan izin terlebih dahulu untuk membuat konten yang menyerupai Warkop DKI. 

Namun ia tidak menyalahkan ketiga tokoh yang mirip Dono, Kasino, Indro itu.

Hanya saja ia kesal atas perbuatan manajemen Warkopi yang memanfaatkan ketiga karakter itu serta popularitas Warkop DKI.

"Mereka terbentuk dari persahabatan yang bagi saya tak tenilai harganya, mahal dan kemudian ada pihak manajemen yang tiba tiba memanfaatkan 3 karakter ini untuk dikomersilkan tanpa sepengetahuan dan izin Om Indro dan anak anaknya itu bagi saya perbuatan tidak beretika," tegas Satrio.

"Kalau ujug- ujug dikomersilkan rasanya ini nggak sebanding dengan perjuangan ayah-ayah saya yang sudah jerih payah sampai ke tahap itu," pungkasnya.

Sebagai tambahan, pihak Lembaga Warkop DKI juga sudah memberi teguran untuk Warkopi hentikan konten yang menyerupai Warkop DKI bahkan dikomersilkan.

Pihaknya memberi waktu satu minggu, terhitung mulai hari ini.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved