Sabtu, 25 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

MENGUAK Efektivitas Vaksin Johnson & Johnson: Dosis Hanya Sekali Suntik

Johnson & Johnson (J&J) mengumumkan bahwa vaksin dosis kedua perusahaan, yang diberikan sekitar 2 bulan setelah injeksi

Via Intisari
Vaksin Janssen 

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dosis kedua 94% efektif melawan gejala Covid-19 di AS, dan 100% efektif mencegah penyakit parah 14 hari setelah injeksi.

Hanya ada 1 kasus Covid-19 pada kelompok vaksin dan 14 kasus lagi pada kelompok plasebo.

J&J mengatakan bahwa vaksin dosis kedua, yang diberikan dua bulan setelah dosis pertama, membantu meningkatkan jumlah antibodi 4-6 kali lipat.

Jika booster diberikan sekitar 6 bulan setelah injeksi pertama, tingkat antibodi meningkat 9 kali setelah satu minggu dan 12 kali setelah 4 minggu.

Peningkatan ini tidak terkait dengan usia.

Efek samping dari dua dosis vaksin Covid-19 J&J setara dengan efek samping dari satu suntikan vaksin ini.

Meski belum dievaluasi oleh ilmuwan lain, data baru akan diserahkan untuk dipublikasikan dalam beberapa bulan mendatang.

J&J mengatakan telah menyerahkan data ke Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA), beberapa badan pengatur lainnya, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan kelompok penasihat vaksin lainnya di seluruh dunia.

( Tribunpekanbaru.com / Intisari )

Sumber: Grid.ID
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved