Dipaksa Teguk Miras Hingga Tak Sadarkan Diri, Gadis Tanah Bambu Ini Digilir 3 Pria di Rumah Kosong
Remaja perempuan di Tanah Bambu dirudapaksa tiga pemuda yang usianya jauh lebih dewasa dari dirinya.
TRIBUNPEKANBARU.COM - Jumat (24/9/2021) sekira pukul 12.00 Wita menjadi momen menyedihkan untuk B (13).
Remaja perempuan di Tanah Bambu dirudapaksa tiga pemuda yang usianya jauh lebih dewasa dari dirinya.
Kini, para pelaku sudah berhasil diamankan polisi di tempat dan waktu yang berbeda.
Terungkap, sebelum dirudapaksa, korban dipaksa teguk miras.
Kronologi remaja di Tanah Bambu dirudapaksa, Kapolres Tanbu, AKBP Himawan Sutanti Saragih, melalui Kasi Humas Polres Tanbu, AKP H I Made Rasa, mengatakan korban pertama kali dijemput oleh para pelaku.
Ketika itu, korban dan para pelaku bertemu di sebuah taman edukasi di Kecamatan Simpang Empat.
Dari pertemuan tersebut, korban diajak berkeliling dan dipaksa teguk miras oplosan hingga mabuk berat.
Setelah itu, korban dibawa ke sebuah rumah kosong di belakang pabrik es di Jalan Borneo, Simpang Empat.
"Ditempat itu korban pertama kali dirudapaksa oleh saudara FP sebanyak satu kali," ujar I Made saat dikonfirmasi Kompas.com, Senin (27/9/2021).
Korban yang masih dalam keadaan mabuk kemudian dibawa ke rumah pelaku MI.
"Korban dipaksa melakukan hubungan suami istri oleh saudara MI sebanyak dua kali," ungkapnya.
Tak berhenti di situ, korban kembali dirudapaksa oleh pelaku RP sebanyak satu kali.
"Jadi para pelaku ini menggilir korban yang sudah dalam keadaan mabuk," sambungnya.
Setelah dirudapaksa secara bergiliran, korban kemudian pulang dan mengadu ke keluarganya.
Keluarga korban yang tak terima kemudian melaporkan kejadian itu ke polisi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/digilir-rudapaksa-perkosaan-pencabulan_20171010_150000.jpg)