Breaking News:

Breaking News

KPK Tetapkan Bupati Kuansing Andi Putra Tersangka, Kasus Dugaan Rasuah Izin HGU Sawit

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya tetapkan Bupati Kuansing, Andi Putra sebagai tersangka kasus dugaan rasuah izin HGU sawit.

Penulis: Rizky Armanda | Editor: Ariestia
TRIBUNPEKANBARU.COM/RIZKY ARMANDA
KPK akhirnya tetapkan Bupati Kuansing, Andi Putra sebagai tersangka kasus dugaan rasuah izin HGU sawit. FOTO: Bupati Kuansing Andi Putra saat keluar gedung Dittahti Polda Riau usai diperiksa KPK, Selasa (19/10/2021) sore. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya tetapkan Bupati Kuansing, Andi Putra sebagai tersangka kasus dugaan rasuah izin HGU sawit.

Andi Putra terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK.

Pengumuman dilakukan oleh KPK pada Selasa (19/10/2021) malam.

Disebutkan Wakil Ketua KPK, Lili Pintauli Siregar, Bupati Kuansing diduga menerima uang terkait dengan pengurusan perizinan perpanjangan hak guna usaha (HGU) PT Adimulia Agrolestari (AA).

Selain Andi Putra, KPK juga menetapkan General Manager PT AA, Sudarso sebagai tersangka dalam perkara ini.

"Untuk keperluan proses penyidikan, tim penyidik melakukan upaya paksa penahanan kepada para tersangka ini untuk masa penahanan selama 20 hari pertama, terhitung sejak 19 Oktober 2021 sampai 7 November 2021 pada Rutan KPK," ucapnya.

Penasehat hukum Bupati Kuansing Andi Putra, Dodi Fernando menyampaikan bagaimana kronologis orang nomor satu di Kabupaten berjuluk Kota Jalur itu diamankan tim dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Disebutkan Dodi saat diwawancarai di Mapolda Riau, Selasa (19/10/2021) sore usai mendampingi kliennya itu, Andi Putra sudah diperiksa penyidik KPK.

"Kalau Pak Bupati tadi udah diperiksa. Karena kebetulan surat kuasa yang belum selesai ke saya, maka tadi pemeriksaannya dihentikan. Pemeriksaan lanjutan ke Jakarta," kata Dodi.

Disinggung soal kasus yang membuat Andi Putra harus berurusan dengan KPK, Dodi enggan membeberkannya.

Saat ditanyakan perkara yang menyeret nama Andi Putra itu, Dodi tidak bersedia menyampaikan.

"Kalau itu tanya ke penyidik ya. Klien kita sore ini ke Jakarta," tutur Dodi.

"Kalau tentang materi perkaranya tanyakan ke penyidik, kami tidak pas pula untuk membicarakan itu. Yang penting sore ini Pak Bupati ke Jakarta dan kami dari kuasa hukumnya besok pagi ke Jakarta," imbuhnya.

Diungkapkan Dodi, Andi Putra mulai sudah diperiksa sejak Senin kemarin, sekitar pukul 22.00 WIB atau 10 malam.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved