Cuma Buat Bayar Admin Samapi Gadai Rumah, Pengakuan Korban Seleksi CPNS Fiktif Olivia Nathania
Kasus CPNS fiktif yang melibatkan putri Nia Daniaty yakni Olivia Nathania masih bergulir, korban bilang biaya admin dia harus gadai rumah
TRIBUNPEKANBARU.COM - Kasus hukum pemalsuan dan penimuan CPNS diduga dilakukan oleh anak Nia Daniaty, menjadi sorotan belakangan ini.
Olivia Nathania anak Nia Daniaty itu harus menjalani periksaan.
Kasus tersebut masih bergulir, diduga korban pun telah memberi keterangan tentang kasus CPNS fiktif ini.
Agustin, satu di antara korban dugaan penipuan, penggelapan, dan pemalsuan surat CPNS, yang menyeret nama Olivia Nathania, anak Nia Daniaty, menceritakan beberapa kisah pilu korban lainnya.
Menurut Agustin, ada beberapa korban lain yang sampai rela menggadaikan rumahnya dan menjual sawah demi membayar uang administrasi ke Olivia Nathania.
"Karena banyak penghasilannya kecil, apalagi sekarang sudah berhenti bekerja. Ada yang jual sawah, ada yang gadaikan rumah, terus BPKB-nya dileasing-kan, apalagi mereka saat ini butuh sekali pekerjaan," kata Agustin saat ditemui di Kawasan Pondok Pinang, Jakarta Selatan, Rabu (20/10/2021).
Untuk diketahui, selain terduga korban, Agustin merupakan mantan guru SMA Olivia.
Kendati begitu, Agustin pun merasa heran dengan aksi Olivia yang masih terus mencari korban padahal sudah dilaporkan ke polisi.
Pasalnya, masih ada korban terbaru dalam kasus dugaan CPNS fiktif ini.
"Kalau menurut saya, sudah sungguh luar biasa lah, tidak masuk di akal. Orang kok sudah dilaporkan, sudah disomasi, bahkan sudah viral kok masih nyari korban gitu. Maksudnya apa? Apa mungkin dia sudah kekurangan uang?," ungkap Agustin.
Walau demikian, mantan guru Olivia itu menginginkan perkara tersebut dapat terselesaikan secara baik-baik.
Tujuannya, agar putri Nia Daniaty itu lekas mengembalikan uang seleksi CPNS fiktif tersebut.
"Kalau saya dari awal, saya selalu minta, 'ayo kita selesaikan secara baik-baik'. Karena korban ini sangat amat butuh uang tersebut. Paling tidak kalau uang itu dikembalikan, bisa untuk modal," tutur Agustin.
Sekedar informasi, di antara orang yang mengaku korban, Karnu dan Agustin melaporkan Olivia Nathania dan suaminya, Rafly Noviyanto Tilaar, ke Polda Metro Jaya pada 23 September 2021.
Olivia Nathania dan suaminya, Rafly N Tilaar diduga menipu 225 korban yang mendaftar CPNS Fiktif Jalur Prestasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/cuma-buat-bayar-admin-samapi-gadai-rumah-pengakuan-korban-seleksi-cpns-fiktifolivia-nathania.jpg)