Breaking News:

Pompong Tabrak Tunggul Kayu, Satu dari 3 Penumpang di Inhil Ditemukan Meninggal Dunia

Sudirman (51) ditemukan meninggal dunia setelah pompong yang ditumpangi bersama dua warga lain menabrak tunggul (kayu) dan akhirnya tenggelam.

Penulis: T. Muhammad Fadhli | Editor: CandraDani
tribunpekanbaru
ILustrasi pompong terbalik 

TRIBUNPEKANBARU.COM, GAUNG ANAK SERKA (GAS) – Korban kecelakaan laut (laka laut) di Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS), Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) akhirnya berhasil ditemukan, Rabu (20/10/21) sekitar pukul 12.45 WIB.

Korban yang diketahui bernama Sudirman (51) ditemukan meninggal dunia setelah sebelumnya dihari yang sama mengalami kecelakaan di perairan Teluk Pinang, bersama 2 orang lainnya sekitar Pukul 05.00 WIB.

Kepala Badan Penanggulangan Dan Bencana Daerah (BPBD) Inhil, Yuspik, menuturkan, korban mengendarai pompong dari rumah mau menuju ke kebun.

Dalam perjalanan tepatnya di perairan Teluk Pinang, pompong yang mereka tumpangi menabrak tunggul (kayu) dan akhirnya tenggelam.

“Ada tiga orang diatas pompong tersebut. Dua diantaranya dinyatakan selamat. Satu dinyatakan hilang berikut pompong yang di gunakan. Korban berhasil ditemukan ketika air sungai dalam keadaan surut,” ungkap Yuspik.

Lebih lanjut Kantor Basarnas Pekanbaru melalui Kepala Pos Siaga SAR Tembilahan, Rio Putra, menerangkan, akibat tabrakan tersebut pompong oleng sehingga pada bagian belakang pompong penuh dimasuki air dan mengalami karam.

Korban dan saksi hanyut sekira 200 meter, 2 orang korban lainnya berusaha menyelamatkan diri cara berenang ke sebuah gudang warga yang berada di seberang Kelurahan Teluk Pinang.

Sementara korban berusaha menyelamatkan diri berenang ke arah DAM Pelabuhan Kelurahan Teluk Pinang dan sempat memanggil satu diantara saksi.

“Saksi yang mendengar panggilan dari Korban menganggap Korban berenang dengan selamat ke pinggir sungai Gaung Anak Serka,” jelasnya.

Setelah kedua saksi selamat di pinggir Sungai Anak Serka tepatnya di seberang Kelurahan Teluk Pinang, saksi berdua tersebut menyeberang ke Teluk Pinang.

“Sesampai nya diKelurahan Teluk Pinang saksi tidak menemukan Korban dan selanjutnya berusaha mencari korban tetapi tidak juga ditemukan dan mengira Korban sudah tenggelam pada saat kejadian tersebut. Saksi melaporkan kejadian tersebut Ke Polsek GAS,” pungkasnya. (Tribunpekanbaru.com/T. Muhammad Fadhli).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved