Sabtu, 11 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Berita Viral

Trending Twitter, Menteri Agama Sebut Kementerian Agama Hadiah Untuk NU

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyebutkan Kementerian Agama adalah hadiah untuk NU. Bukan untuk umat Islam di Indonesia

Penulis: Ilham Yafiz | Editor: Rinal Maradjo
KOMPAS.com/RAKHMAT NUR HAKIM
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. Hastaq instagram @Yaqut Cholil Qoumas 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Hastag Yaqut menjadi trending twitter pada Minggu (24/10/2021) pagi.

Yaqut sendiri merujuk kepada nama Menteri Agama yakni Yaqut Cholil Qoumas.

Hingga berita ini ditulis, tak kurang dari 1.380 cuitan dengan hastag Yaqut.

Lantas kenapa sih, hastag Yaqut jadi trending twitter .

Meroketnya nama Yaqut di linimasa Twitter disebabkan oleh pernyataannya yang menyebutkan Kementerian Agama adalah hadiah negara untuk NU ( Nahdatul Ulama ).

Pernyataan itu disampaikan Yaqut Cholil Qoumas saat memberikan sambutan dalam pembukaan Seminar Internasional bertajuk Webinar Santri Membangun Negeri dalam rangka Peringatan Hari Santri 2021 .

Baca juga: Oknum Polisi Beristri Hamili Janda Almarhum Temannya Sesama Polisi, 7 Bulan Jalin Hubungan Gelap

Baca juga: Faisal Basri Sebut Goblok, Jokowi Dinilai Rusak Institusi Negara, Ini Penjelasannya

Seminar Internasional itu sendiri digelar oleh Rabithah Ma'ahid Islamiyah PB Nahdatul Islamiyah

Pada mulanya, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dalam sambutannya mengatakan,

Bahwa Kementerian Agama akan membukakan pintu bagi santri untuk mengembangkan kemampuang di Kementerian Agama.

Bahkan, ia menyebutkan, sangat terbuka bagi para santri untuk menjadi pejabat eselon I di kementerian yang dia pimpin.

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas juga menyampaikan tentang komitmennya untuk membantu membangun dan mengembangkan pesantren dan santri agar gilang gemilang.

"Kementerian agama itu terbuka untuk para santri," katanya.

Di penghujung sambutannya, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas lantas bercerita tentang sebuah diskusi yang berujung dengan perdebatan di Kementerian Agama.

Pada mulanya, diskusi itu berawal dari keingingan Yaqut Cholil untuk mengubah logo Kementerian Agama yang di dalamnya terdapat tulisan Iklas Beramal.

"Saya bilang gak ada ikhlas itu ditulis. Namanya Ikhlas itu di dalam hati bukan ditulis. Ini menunjukkan tidak ikhlas," sebutnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved