Breaking News:

Berita Riau

Pelaku Ilegal Logging Komplotan 'Anak Jenderal' Digulung, Polda Riau Sita 10 Ton Kayu

Cukong pelaku ilegal logging di Cagar Biosfer Giam Siak Kecil, yakni komplotan Mat Ari alias Anak Jenderal berhasil dibongkar oleh Polda Riau.

Penulis: Rizky Armanda | Editor: CandraDani
Istimewa
Polda Riau berhasil membongkar aktifitas ilegal logging di wilayah Cagar Biosfer Giam Siak Kecil, yang diduga kuat dilakukan komplotan Mat Ari atau Anak Jenderal. Barang bukti kayu kurang lebih 10 ton dengan jenis rimba campuran. 

Operasi penangkapan itu setelah sehari sebelumnya dilakukan patroli udara dan menemukan aktivitas perambah hutan di beberapa lokasi sesuai titik koordinat.

"Ini komplotan pimpinannya Mat Ari alias Anak Jenderal. Itu adalah lokasi yang kemarin saya lihat dari atas (patroli udara), kayu illegal logging dihanyutkan ke sungai oleh kelompok Mat Ari alias Anak Jenderal ini,” urai Kapolda Riau.

Irjen Agung memastikan, pihaknya akan menindak tegas pelaku perambahan hutan. Penindakan tidak hanya sampai ke pekerja, tapi ia memastikan akan menelusuri sampai ke pemodal.

Sebelumnya, Agung mengatakan perambahan hutan menjadi pintu awal terjadinya kerusakan lingkungan di Riau.

Hutan dirusak lewat skema penebangan liar. Setelah dijarah kayunya, hutan asri itu kemudian mulai mengering dan mulai dibakar pada musim kemarau.

Tidak sampai 2-3 tahun, hutan itu dibakar dan berubah menjadi perkebunan yang digarap para pelaku secara ilegal dengan ditanami sawit.

Muaranya hutan lindung, kawasan Suaka Margasatwa di Giam Siak Kecil dan Kerumutan itu kemudian menjadi perkebunan.

"Maka kita cegah dengan menjaga agar tidak ada lagi aktivitas perambahan hutan, illegal logging dan sebagainya," ucap Jenderal polisi bintang dua itu.

Di lokasi Giam Siak Kecil, terlihat hutan yang tadinya hijau rimbun telah dijarah para pelaku illegal logging.

Kayu-kayu alam itu ditebang dan diangkut lewat perairan.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved