Napi Cewek Ditemukan Lemas di Kamar Mandi Saat Cuci Baju Ternyata Ini yang Terjadi
F yang mencoba bunuh diri dengan meminum detergen di Lapas adalah napi kasus narkotika dan ia divonis 10 tahun penjara sejak 2020.
Zaini pun menyebut, sejatinya pihaknya telah menyediakan layanan konseling untuk warga binaan.
Layanan itu dibuka setiap hari Rabu, bekerja sama dengan salah satu yayasan untuk memberikan ruang kepada warga binaan menhampaikan keluh kesahnya.
"Kalau yang melakukan percobaan bunuh diri ini sebenarnya anaknya ceria, dan pandai merajut. Kami belum tau pasti alasan dia melakukan hal itu, jadi belum bisa berkomentar banyak."
"Mungkin juga karena dia stress, mengingat blok khusus untuk warga binaan wanita kondisinya sudah overload. Dari kapasitas hanya 10 orang, sekarang sudah diisi hingga 20 orang," kata dia.
Terkait pengawasan deterjen di Lapas, Zaini menyebut sejatinya itu bukan bagian dari barang yang terlarang.
Detergen kerap digunakan oleh warga binaan untuk mencuci baju.
Namun dengan adanya kejadian ini, pihaknya akan lebih ketat mengawasi agar detergen tidak dimasukan ke dalam blok.
"Jujur saja petugas wanita yang kami miliki juga sangat terbatas, hanya ada tiga orang. Mereka hanya bekerja sampai siang hari. Namun di blok sudah kami sediakan bel, HT yang bisa dijangkau oleh warga binaan untuk menginformasikan kepada petugas bila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan."
"Ke depan kami berharap kalau ada formasi petugas perempuan di lapas Singaraja, mudah-mudahan bisa terisi. Kami butuh minimal lagi 10 orang biar bisa betugas secara bergantian," tutupnya.(*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kronologi Napi Perempuan di Bali Mencoba Bunuh Diri, Tenggak Cairan Detergen Saat Cuci Baju",
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/penjara_20170601_233653.jpg)