Breaking News:

Berita Pekanbaru

Tak Bayar Wanita yang Dipesan untuk Berhubungan Badan di Hotel, Pria di Pekanbaru Dikeroyok 9 Orang

Korban menilai, wanita yang dipesannya untuk berhubungan badan tidak sesuai dengan foto yang dipasang di akun dalam aplikasi.

Editor: Sesri
IST
Penggeroyokan dan penganiayaan yang terekam kamera CCTV hotel dimana korban dikeroyok sejumlah orang. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Tak mau bayar wanita yang dipesan untuk berhubungan badan di hotel, seorang pria di Pekanbaru babak belur dikeroyok.

Pria bernama DW (28) dikeroyok di sebuah hotel pada Senin (15/11/2021) lalu sekitar pukul 02.30 WIB.

Ketika itu, DW memesan seorang wanita berinisial W lewat aplikasi, untuk kencan satu malam di salah satu hotel di Jalan SM Amin, Kecamatan Bina Widya.

Singkat cerita, DW dan W masuk ke dalam kamar hotel.

Namun, antara pria pemesan dan wanita yang dipesan itu, terjadi cekcok atau kesalahpahaman.

Korban menilai, wanita yang dipesannya tidak sesuai dengan foto yang dipasang di akun dalam aplikasi.

"Korban menolak membayar dari biaya kencan. Akhirnya rekan-rekan dari wanita itu yang berada di kamar lain, mendatangi korban dan mengeroyok korban," kata Kapolsek Tampan, AKP I Komang Aswatama, Senin (23/11/2021).

Baca juga: Curiga Lihat Mobil Parkir tapi Bergoyang, Ternyata Sejoli Lagi Asik Hubungan Badan

Baca juga: Anak SMP Terpaksa Melakukan Hubungan Badan di Dalam Mobil karena Ditakuti Foto Vulgar

Korban oleh para pelaku, juga sempat diseret sampai ke parkiran hotel. Di sana korban kembali dipukuli.

Tak hanya itu, para pelaku juga membawa kabur mobil korban. Termasuk juga barang lain seperti handphone serta dompet.

Lanjut Kapolsek Tampan, para pelaku akhirnya berhasil ditangkap.

Total ada 9 pelaku yang diamankan karena melakukan pengeroyokan terhadap korban.

Selain para pelaku, polisi juga menyita barang bukti seperti samurai, parang, kapak, tongkat baseball, dan beberapa lainnya yang sering digunakan untuk menganiaya pelanggan pemesan wanita kencan di hotel.

Barang bukti disita polisi dari salah satu kamar hotel, yang sudah dijadikan semacam tempat berkumpul para pelaku.

Selain itu, petugas juga mengamankan barang bukti rekaman CCTV hotel, yang merekam kejadian pengeroyokan.

"Untuk korban mengalami luka di bagian kepala, sekujur badan. Luka berat di bagian kepala," jelas Komang.

Sementara itu dia menambahkan, terhadap para pelaku pengeroyokan, pihaknya menjerat dengan Pasal 170 KUHP.

( Tribunpekanbaru.com / Rizky Armanda)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved