Kamis, 9 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Warga di Desa Terpencil Terbantu Dengan Vaksinasi Jemput Bola

Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan, Minggu (19/12/2021) mengatakan vaksinasi rumah ke rumah sudah berjalan satu pekan terakhir.

Istimewa
Polres Bengkalis dan petugas kesehatan lakukan jemput bola untuk vaksinasi warga di desa terpencil 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Seluruh jajaran Polres Bengkalis dikerahkan dalam upaya mencapai target vaksinasi nasional 70 persen.

Bhabinkamtibmas yang menjadi ujung tombak Polres Bengkalis di tingkat desa pun dikerahkan.

Mereka keliling dari rumah ke rumah untuk memastikan semua warga sudah mendapatkan vaksin.

Bahkan desa terpencil sekalipun, tak luput dari kunjungan Bhabinkamtibmas.

Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan, Minggu (19/12/2021) mengatakan vaksinasi rumah ke rumah sudah berjalan satu pekan terakhir.

Petugas Bhabinkamtibmas Polres Bengkalis tidak bergerak sendiri melainkan bersama Babinsa dan petugas kesehatan dan vaksinator.

"Mereka bergerak menggunakan kapal jika desa atau tempat warga yang tinggal sulit diakses melalui darat," kata AKBP Hendra Gunawan.

Dalam sehari tim tesebut mampu memvaksin 20 warga yang berada di desa terpencil, seperti di Pulau Bengkalis dan Rupat.

Selain memvaksin, tim juga melakukan sosialisasi pentingnya vaksinasi dan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi.

"Kita terus mengajak masyarakat untuk mau di vaksin," terangnya.

Pelaksanaan vaksinasi ini tentunya untuk mempermudah masyarakat Bengkalis, khususnya yang tinggal di daerah yang jauh dari fasilitas vaksinasi serta kalangan Lansia.

"Ini merupakan bentuk pelayanan kami dalam memberikan kemudahan untuk mereka yang sulit mendapatkan vaksin," katanya.

Upaya Polres Bengkalis itu mendapat sambutan baik warga Pulau Rupat.

Yudi, warga Desa Pangkalan Nyirih Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis mengaku terbantu dengan upaya yang dilakukan oleh Polres Bengkalis

Setelah sekian lama ia menanti, akhirnya pemuda itu mendapatkan vaksin.

"Kami yang tinggal jauh dari fasilitas kesehatan sangat terbantu. Kami tak perlu datang jauh-jauh ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan vaksin," ujar Yudi.

Hal yang sama juga dikatakan oleh Imam. Warga Pulau Rupat yang berprofesi sebagai nelayan ini mengaku awalnya malas divaksin karena jarak fasilitas vaksinasi di desanya cukup jauh. 

Ia khawatir jauhnya jarak yang ia tempuh membuat kondisinya menurun saat akan divaksin, sehingga ia mengurungkan niatnya untuk mendatangi lokasi vaksinasi.

"Untung ada jemut bola vaksinasi, kami tak perlu jauh-jauh mendapatkan vaksinasi," katanya.

(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved