Selasa, 21 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Coki Bakal Laporkan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi: Jangan Arogan Jadi Pemimpin

Khairuddin Aritonang tak terima dijewer dan dimaki-maki oleh Gubernur Sumut Edy Rahmayadi di depan umum. Menurutnya sikap Edy sangat arogan

Tribun Medan
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi jewer dan usir pelatih biliar Coki Aritonang dari Aula Tengku Rizal Nurdin, Senin (27/12/2021). 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Gubernur Sumut Edy Rahmayadi bakal dilaporkan ke Polda Sumut oleh Khairuddin Aritonang. 

Khairuddin Aritonang merupakan pelatih Biliar Sumatera Utara yang kupingnya dijewer dan dimaki-maki Gubernur Sumut Edy Rahmayadi di depan umum lantaran tak memberikan tepuk tangan untuk sang gubernur yang berpidato.

Edy Rahmayadi menjewer kuping dan memarahi pria yang akrab disapa Coki itu saat pelatih bikiar itu naik ke panggung Aula Tengku Rizal Nurdin saat acara pemberian tali asih atau bonus kepada atlet Sumut peraih medali pada PON Papua.

Coki naik ke panggung setelah dipanggil oleh Edy Rahmayadi.

"Saya akan membuat laporan ke Polda Sumut besok siang. Karena dia (Gubernur Sumut) sudah buat perbuatan tidak menyenangkan dengan cara menjewer dan memarahi saya di depan umum," katanya saat dijumpai di Cadika, Selasa (28/12/2021).

Ia mengaku sebelum melakukan tindakan yang diberikan Gubernur Edy Rahmayadi ke dirinya, ia juga sudah konsultasi dengan adik-adiknya alumni Fakultas Hukum terkait masalah ini.

"Jadi kita sudah diskusi dengan adik-adik alumni Hukum. Makanya sudah kita niatkan besok buat laporan ke Polda," ujarnya.

Mengenai bawa nama apa dia untuk laporan ke Polda? Apakah bawa nama pribadi atau nama Pengprov Biliar? Coki menyatakan ia buat laporan membawa nama pribadi.

"Saya tidak bawa nama Pengprov Biliar. Saya bawa nama pribadi," tegas Coki.

Mengenai apakah tujuannya melapor Gubernur dan sampai kapan? Apakah harus sampai Gubernur Sumut minta maaf? Tidak. Ia hanya ingin proses hukumnya berjalan.

"Mau sampai kapan dan sampai di mana, yang penting proses hukum berjalan. Besok sudah kita tekadkan untuk buat laporan ke Polda dan semoga berjalan lancar dan diproses," katanya.

"Dia sekarang sudah jadi pemimpin Sumut. Jangan arogan kalau jadi pemimpin," pungkas Coki.

Penjelasan Khairuddin Aritonang

Pelatih Biliar Khairuddin Aritonang merasa heran ketika ia dipanggil Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dalam kegiatan pemberian tali asih atau bonus kepada atlet Sumut peraih medali pada PON Papua.

Pria yang akrab disapa Coki ini pun di panggil oleh Gubernur karena tidak tepuk tangan saat Edy Rahmayadi usai berpidato.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved