Minggu, 3 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Bahasa Gaul

INI Arti Kata Illuminati, Kelompok Rahasia yang Diharamkan Gereja

Tahukah kamu arti kata Illuminati ?. Istilah ini merujuk pada sebuah kelompok yang berkembang di Jerman pada abad ke 17

Tayang:
Penulis: Hendri Gusmulyadi | Editor: Rinal Maradjo
tribunpekanbaru.com
logo illuminati, arti kata Illuminati merujuk ke sebuah ordo di Jerman pada abad 17 

Dari sini, anggota illuminati menyebarkan pahamnya.

Mereka mengadu domba dan mengacaukan sistem pemerintah monarki yang saat itu masih mendominasi di Eropa.

Lalu menyusup ke gereja, dan mengacaukan pemahaman keagamaan jemaah gereja terkait.

Illumiati sendiri mengadopsi Burung Hantu Athena sebagai simbol kelompok mereka.

Selain itu, nama-nama anggota ordo ini tak satu pun menggunakan nama asli mereka.

Weishaupt sang pendiri ordo mengambil nama Spartacus,

Sedangkan murid-muridnya Massenhausen, Bauhof, Merz dan Sutor mengambil nama Ajax, Agathon, Tiberius dan Erasmus Roterodamus.

Weishaupt sendiri menyusup dengan loji Masonik pada tahun 1777,

Di sini ia menggunakan Freemasonry untuk merekrut anggota baru ke ordo Illuminati.

Ordo itu sendiri memiliki tiga leve keanggotaan, Novice,

Yakni Minerval dan Illuminated Minerval, di mana anggota yang disukai dilantik ke dalam dewan penguasa, atau Areopagus.

Pada tahun 1782, Adolph Freiherr Knigge, seorang anggota terkemuka dan juru bicara Ordo mereformasi Illuminati dengan sistem nilai baru yang diatur dalam tiga kelas: Pembibitan, Kelas Masonik (Magang, Pendamping dan Master) dan Misteri.

Pada 1784, Ordo ini memiliki anggota hingga 2.500 orang (termasuk loge masonik yang diduga dikendalikan Illuminati),

Orang-orang yang tergabung dalam kelompok ini, kebanyakan orang kaya dan berpengaruh

Seprti Karl August, Grand Duke of Saxe-Weimar-Eisenach, Ernest II, Duke of Saxe-Gotha -Altenburg, Lord Ferdinand dari Brunswick-Wolfenbüttel,

Pangeran Metternich dari Koblenz dan Pangeran Pálffy von Erdöd, kanselir Hongaria.

Ordo Illuminati sendiri kemudian dianggap sebagai kelompok haram oleh gereja pada abad 19.

Hal itu dikarenakan kelompok ini dianggap merusak keimanan umat kristen.

( Hendri Gusmulyadi / Tribunpekanbaru.com )

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved