Breaking News:

Gempa Hari Ini

Update Korban Jiwa Gempa Bumi di Sumatera Barat, Jumlah Warga yang Meninggal dan Luka-luka

Gempa Bumi yang terjadi di Pasaman, Sumatera Barat telah mengakibatkan bangunan rubuh dan juga korban jiwa. Berikut update jumlahnya

Editor: Budi Rahmat
Tribun Padang
Update Jumlah korban jiwa akibat gempa bumi di Sumbar 

TRIBUNPEKANBARU.COM- Berikut update korban jiwa dalam peristiwa gempa bumi yang terjadi di Pasaman Barat, Provinsi Sumatera Barat, Jumat (25/2/2022).

Peristiwa gempa terjadi pada pukul 08.35 WIB berdasarkan info Badan Meteorologi dan Klimatologi Geofisika (BMKG) itu telah mengakibatkan beberapa bangunan rubuh.

Khususnya di wilayah yang paling terdampak yakni pada titik atau gempa.

Baca juga: VIDEO: Kondisi Terkini Pasaman Barat Pasca Gempa Sumbar, Rumah Warga Hingga Masjid Roboh

Tidak hanya bangunan yang rubuh, gempa bumi juga mengakibatkan jatuhnya korban jiwa.

Kabar terbaru soal jumlah korban jiwa, dilaporkan 3 orang warga meninggal dunia dan 30 luka-luka di Kecamatan Tigo Nagari, Kabupaten Pasaman, Jumat pagi (25/2/2022).

"Terdapat 3 orang meninggal dunia dan 30 orang luka-luka di Kecamatan Tigo Nagari" ungkap Kepala Pelaksanan (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pasaman, Alim Bazar saat dihubungi TribunPadang.com, Jumat.

Ia menjelaskan, korban luka-luka dan meninggal dunia saat ini berada di Puskemas Ladang Panjang.

"Korban meninggal dunia dan luka-luka di akibatkan terhimpit bangunan yang roboh akibat gempa tersebut," tuturnya.

Ia menambahkan, saat ini situasi di Puskesmas Ladang Panjang masih dalam kepanikan, akibat masih adanya beberapa gempa susulan setalah gempa 6.2 SR sebelumnya.

Baca juga: Sedang Sarapan Pagi Warga Spontan Lari Keluar Warung, Gempa Pasaman Barat Terasa di Siak

Baca juga: Gempa Di Pasaman Barat Sumbar Dirasakan Di 21 Kecamatan Di Kampar, BPBD : Getarannya Lebih Kuat

"Sebagian pasien masih ada yang berada di luar ruangan puskesmas, akibat masih ada gempa susulan, dan daya tampung Puskesmas yang sedikit," ujar Alim Bazar.

Kata Alim Bazar, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Pemkab Pasaman, dan akan mendirikan tenda darurat untuk korban gempa tersebut.

Ia menjelaskan untuk saat ini, data pasti kerusakan dan korban akibat gempa tersebut belum bisa diketahui, karena personel dari BPBD Pasaman masih turun ke lokasi memantau keadaan.

Sementara, terkait longsor yang terjadi di Nagari Malapah, Alim Bazar Belum bisa memastikan kejadian tersebut.

"Saat ini saya sedang berada di Puskesmas Ladang Panjang untuk melihat situasi korban, selanjutnya akan menuju ke Nagari Malapah," tutupnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved