Langsung Disensor, Surat Terbuka yang Ditulis 5 Profesor China soal Rusia, Apa Isinya?
Tak tanggung-tanggung. Ada lima orang profesor yang menulisnya. Mereka tujukan terkait Rusia. Namun langsung disensor
Unggahannya tersebut termasuk foto Putin dengan tulisan berbunyi, "Dicari: hidup atau mati. Vladimir Putin atas pembunuhan massal."
"Sebagai seorang etnis Rusia dan warga negara Rusia, saya melihatnya sebagai kewajiban moral saya untuk memfasilitasi denazifikasi Rusia. Saya akan melanjutkan bantuan saya ke Ukraina dalam upaya heroiknya untuk menahan serangan gencar Putin," imbuh Konanykhin.
Baca juga: Imbas Perang Rusia vs Ukraina, Abramovich Akan Jual Chelsea: Dia Sedang Panik!
The Independent melaporkan, Konanykhin memiliki sejarah yang rumit dengan Pemerintah Rusia.
Pada 1996, dia ditangkap saat tinggal di AS setelah pihak berwenang Rusia mengeklaim bahwa dia menggelapkan 8 juta dollar AS dari Russian Exchange Bank.
Seorang agen FBI kemudian memberikan kesaksian yang meringankan Konanykhin, kasus itu lantas diselesaikan dan dia diberikan suaka politik.
Suakanya dicabut beberapa tahun kemudian. Tetapi, deportasinya akhirnya dibatalkan oleh Hakim Distrik AS TS Ellis yang mengatakan bahwa keputusan untuk mengembalikannya ke Moskwa adalah "memalukan".
Menurut Vice, kekayaan Konanykhin pernah mencapai 300 juta dollar AS.
Dia juga menjadi investor untuk perusahaan-perusahaan start-up bersama dengan pendiri Apple Steve Wozniak dan mantan penyanyi Lance Bass.(*)
(Tribunpekanbaru.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/surat-terbuka-lima-profesor.jpg)