Meski Digempur Rusia, Ukraina Masih Bertahan: TERNYATA Dibantu 3 Senjata dari AS & Sekutu
Militer Rusia mengharapkan “kampanye blitzkrieg” ke negara tetangganya hanya akan berlangsung 48 hingga 72 jam
Ukraina mengandalkan sistem pertahanan udara portabel-manusia, seperti rudal Stinger, untuk mencegah pesawat tempur, pembom, dan helikopter Rusia beroperasi terlalu bebas di atas Ukraina.
Stinger menjadi terkenal karena penggunaannya melawan pasukan Soviet di Afghanistan, dan memiliki reputasi yang menakutkan.
Dengan jangkauan efektif 15.000 kaki (4,57 km), ia dapat mengenai hampir semua hal yang terbang di bawah 12.000 kaki (3,65 km). Senjata ini menggunakan hulu ledak pencari inframerah yang biasanya mesin terletak di mesin pesawat.
Stinger juga ringan dan mudah digunakan. Artinya pasukan reguler, pasukan nasional, dan bahkan kelompok militan dapat menggunakannya untuk menembak jatuh pesawat jutaan dolar.
Anti-tank NLAW
Pasukan Ukraina telah menggunakan senjata anti-tank NLAW yang dipasok Inggris.
Meskipun kurang canggih daripada pesaingnya dari Amerika, NLAW sangat mudah dioperasikan, dengan hulu ledak anti-tank berdaya ledak tinggi 150 mm, yang juga mematikan.
Seperti Javelin, NLAW dapat menyerang target dari atas, tetapi jangkauan efektifnya sekitar 800 meter lebih terbatas daripada jangkauan 2.000 meter Javelin.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/pak-putin-as-mulai-siaga-peluncur-rudal-mereka-pasang-di-polandia-berjarak-804-km-dari-ukraina.jpg)