Breaking News:

Berita Riau

Sebut Inhil Tidak Bertuan, Ustadz Miskin Ini Bertekad Maju Jadi Calon Bupati di Pilkada 2024

Ustadz Suhaidi menyatakan diri untuk maju pada Pilkada Indragiri Hilir (Inhil) 2024 mendatang, meskipun dia mengakui tidak punya modal besar

Penulis: Nasuha Nasution | Editor: Nurul Qomariah
Istimewa
Ustadz Suhaidi menyatakan diri untuk maju pada Pilkada Indragiri Hilir (Inhil), Riau pada 2024 mendatang. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Ustadz Suhaidi menyatakan diri untuk maju pada Pilkada Indragiri Hilir (Inhil) 2024 mendatang, meskipun dia mengakui tidak punya modal besar namun ia yakin dengan jaringan jemaahnya bisa mengalahkan semuanya.

Ustadz Suhaidi saat ini menjabat sebagai anggota DPRD Riau Dapil Inhil dari Gerindra, menurutnya modal yang paling penting untuk meraih simpati masyarakat adalah membangun hubungan emosional terutama dengan jemaah.

Suhaidi sendiri dikenal sebagai ustadz dan selalu hadir pada pengajian warga di Inhil, namanya cukup diperhitungkan karena memiliki jemaah yang besar, terutama di daerah kepulauan kepulauan di Inhil.

"Saya memutuskan untuk maju sebagai calon Bupati Inhil, karena saya melihat saat ini Inhil tidak bertuan,"ujar Suhaidi saat ditemui di acara Gerindra di Pekanbaru.

Bagi Sahidin memang diakuinya tidak memiliki ketersediaan logistik ataupun modal yang cukup untuk bertarung.

Hanya saja dia sudah berjibaku membangun hubungan emosional dengan jemaahnya selama ini.

Hal ini sudah dibuktikan Suhaidi pada pemilu 2019 silam, kali pertama ia maju sebagai calon legislatif.

Ia berhasil mengumpulkan suara yang banyak, hanya dengan modal menghadiri ceramah ke masyarakat.

"Membangun hubungan emosional itu jauh lebih penting daripada materi, saya di Pemilu silam hanya habis Rp 50 juta, ini yang saya bangun sekarang di masyarakat Inhil,"ujar Suhaidi yang saat pelantikannya ke DPRD lalu, menggunakan taksi online karena tidak punya mobil.

Adapun yang mendorong Suhaidi maju menjadi Bupati, karena ia melihat di kepemimpinan Wardan saat ini Inhil tidak memiliki kemajuan dan bahkan menurutnya Inhil tidak bertuan.

"Banyak persoalan masyarakat yang saya dapatkan dan sepertinya butuh untuk maju dari keterbelakangan,"ujar Suhaidi.

Makanya saat ini, Suhaidi terus melakukan sosialisasi ke masyarakat sehingga nanti hasil survei semakin bagus dan dirinya dipilih partai untuk diusung.

"Karena kan nanti partai melihat hasil survei juga, makanya saya banyak turun ke masyarakat dan sudah memutuskan maju di Pilkada saja,"ujarnya.

( Tribunpekanbaru.com / Nasuha Nasution )

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved