Rabu, 6 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Harga TBS Sawit

Harga TBS Sawit Riau Pekan Ini Kembali Turun Tipis. Ini Penyebabnya

Harga TBS Sawit Riau Pekan Ini kembali turun di semua kelompok umur (KU). Salah satu penyebabnya adalah terjadinya penurunan harga jual CPO

Tayang:
Penulis: Rino Syahril | Editor: Rinal Maradjo
Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir
Petani sedang memanen buah sawit dikawasan Jalan Parit Indah Kecamatan Bukit Raya, Pekanbaru, Riau pada Rabu (15/1/2020) 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU  - Harga TBS Sawit Riau Pekan Ini kembali turun di semua kelompok umur (KU).

Tertinggi turun di kelompok umur 10 - 20 Tahun yakni Rp 27,01,-/Kg, sehingga harganya pekan ini hanya Rp 2.666,44,-/Kg.

Kepala Dinas Perkebunan Riau Ir Zulfadli melalui Kabid Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan Riau Defris Hatmaja SP MSi mengatakan pada penetapan ke 21 bulan Mei 2022 (periode 01 - 07 Juni 2022) ini Harga TBS Sawit Riau turun tipis hanya 1,00 persen dari pekan lalu.

"Turunya harga TBS periode ini disebabkan oleh faktor internal dan faktor eksternal," ujar Kepala Dinas Perkebunan Riau Ir Zulfadli melalui Kabid Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan Riau Defris Hatmaja SP MSi kepada Tribunpekanbaru.com, Selasa (24/5).

Faktor internal turunnya harga TBS periode ini jelas Defris, disebabkan oleh terjadinya Kenaikkan dan Penurunan harga jual CPO dari perusahaan yang menjadi sumber data.

Untuk harga jual CPO, PTPN V tidak melakukan penjualan minggu ini.

Sinar Mas Group mengalami penurunan harga sebesar Rp 60,86/Kg dari harga minggu lalu, Astra Agro Lestari tidak melakukan penjualan minggu ini.

PT. Asian Agri mengalami kenaikkan harga sebesar Rp 107,28/Kg dari harga minggu lalu.

PT. Citra Riau Sarana tidak melakukan penjualan minggu ini. PT. Musim Mas tidak melakukan penjualan minggu ini.

Sedangkan untuk harga jual Kernel, Sinar Mas Group melakukan penjualan dengan harga sebesar Rp 6.980,00/Kg.

PT. Asian Agri melakukan penjualan dengan harga sebesar Rp 7.112,00/Kg.

Sementara dari faktor eksternal tambah Defris, turun TBS sawit Riau disebabkan belum normalnya ekspor CPO dan Kernel walaupun sudah di umumkan pencabutan larangan ekspor CPO.

Pada saat ini merupakan masa transisi, ekportir jadi wait & see juga karena lelang CPO di KPBN Jakarta juga tidak ada deal (WD) sesuai harga dasar penawaran lelang ,

Apalagi pasca terbitnya juknis dirjendaglu no. 18/22 (bahwa rasio eksport cpo ditetapkan oleh dirjendaglu pada masa transisi saat ini)

"Jadi dampaknya tidak serta merta begitu dicabut larangan expor harga CPO bisa naik atau langsung bisa di eksport CPO ke luar negeri," ucap Defris.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved