Breaking News:

Berita Dumai

Acak dan Mendadak, Tak Cuma Napi yang Digeledah, Pegawai dan Pejabat Rutan Dumai Juga Diperiksa

Tak cuma napi atau penghuni rutan yang digeledah, pegawai dan pejabat Rutan Dumai juga diperiksa,sebagai komitmen Rutan Dumai memberantas narkoba

Penulis: Donny Kusuma Putra | Editor: Nurul Qomariah
ISTIMEWA
Warga binaan di Rutan Dumai, Riau diperiksa petugas. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI - Tak cuma napi atau penghuni rutan yang digeledah, pegawai dan pejabat Rutan Dumai juga diperiksa.

Rumah tahanan (Rutan) Kota Dumai kembali melakukan pemeriksaan blok hunian bersama aparat penegak hukum, Kamis (2/6/2022) untuk mengantisipasi tindak kejahatan yang melibatkan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Langkah ini diterapkan sebagai komitmen Rutan Dumai dalam hal pemberantasan narkoba di rumah tahanan.

Petugas juga melakukan pengecekan setiap orang dan barang yang masuk maupun keluar untuk mewujudkan Pemasyarakatan Maju.

Kepala Rutan Dumai, Daniel Pance mengungkapkan pelaksanakan inspeksi mendadak secara berkala menerapkan sistem acak dalam menentukan kamar yang akan digeledah secara menyeluruh serta menerapkan sidak insidentil secara tanggap.

Penggeledahan yang dilaksanakan terhadap orang dan barang yang masuk juga tidak pandang bulu.

Semua yang masuk dan keluar akan digeledah secara ketat termasuk pegawai dan pejabat Rutan Dumai.

"Kita tidak main-main dengan komitmen tersebut, siapapun yang terlibat dengan narkoba baik petugas maupun warga binaan akan langsung diserahkan kepada pihak berwajib," tegasnya, Jumat (3/6/2022).

Daniel mengungkapkan, komitmen ini dibuktikan dengan penyerahan dua orang Warga Binaan Rutan Dumai yakni AG alias AS (30) dan MD alias DD (46).

"Sebagaimana diketahui AG merupakan napi kasus narkoba hukuman penjara selama 9 tahun pada tahun 2019 lalu,” ujarnya.

“Sedangkan MD merupakan napi kasus narkoba dengan vonis 10 tahun penjara pada 2016 lalu," imbuhnya.

Lebih lanjut dijelaskannya, kedua warga binaan diserahkan ke Polres Dumai karena diduga memiliki kaitan dengan peredaran narkoba.

"Warga Binaan tersebut diserahkan pada hari Jumat 27 Mei 2022 dan kini menjalani penyidikan di Polres Dumai," imbuhnya.

Ditegaskan Daniel, pihaknya akan lebih memperketat pemeriksaan baik terhadap barang titipan maupun di kamar hunian, jika kedapatan akan ditindak tegas.

( Tribunpekanbaru.com / Donny Kusuma Putra )

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved