Breaking News:

Berita Dumai

Emak Emak Pijat Jidat Mikir Uang Belanja, Harga Cabai Merah di Dumai Luar Biasa Pedas

Emak emak di Dumai pijat jidat mikir uang belanja gegara harga cabai merah luar biasa pedas tak terkendali

Penulis: Donny Kusuma Putra | Editor: Nurul Qomariah
TRIBUNPEKANBARU.COM/SYAIFUL MISGIONO
Harga Cabai Merah di Dumai Luar Biasa Pedas, Emak-Emak Pijat Jidat Mikir Uang Belanja 

TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI - Emak emak di Dumai pijat jidat mikir uang belanja gegara harga cabai merah luar biasa pedas tak terkendali.

Belum selesai masalah minyak goreng yang harganya tak kunjung turun, saat ini emak-emak harus berhadapan dengan harga cabai merah yang luar biasa pedas.

Saat ini, harga cabai merah di pasar tradisional Dumai tembus Rp100 ribu per Kilogram (Kg).

Bahkan emak-emak mulai pijat jidat, karena harga cabai merah yang awalnya Rp 60 ribu per Kilogram, kini naik menjadi Rp 100 ribu per kilogram.

Hal itu diperparah dengan harga bawang merah yang ikut naik.

Seperti yang dikeluhkan Siska. Ibu rumah tangga ini sampai pusing tujuh keliling saat berbelanja di Pasar Tradisional Dock Yard, dijumpai Tribunpekanbaru.com, Selasa (14/6/2022).

Tak hanya pusin, dia juga kesal karena harga cabai merah yang naik semakin melangit.

"Belum selesai minyak goreng yang harganya tak turun-turun, saat ini udah cabai merah pula naik, naiknya gak tanggung-tanggung harganya Rp100 ribu per Kg, kan gila tu, mana minyak goreng masih mahal, hemmm entahlah," ketusnya.

Tak hanya, cabai merah yang harganya meningkat, Siska mengaku harga bawang merah juga naik tinggi, yang mana harganya Rp70 ribu per kg.

"Lama-lama gak makan cabe kami, tolonglah pemerintah pantau harga harga bahan dapur nih, udah penghasilan tetap, bahan bahan harganya pada naik," pintanya.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved