Breaking News:

Berita Inhu

Penanganan PMK di Inhu, Pemkab Inhu Siapkan Posko Tim dan Ini yang akan Dilakukan

Pemkab Inhu menyiapkan Posko tim untuk penanganan Penyakit Kuku dan Mulut (PMK) di Inhu. Apa yang akan dilakukan?

Penulis: Bynton Simanungkalit | Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru/Byton Simanungkalit
Sekretaris Daerah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Hendrizal, memimpin rapat pembentukan gugus tugas pengendalian penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak yang digelar di ruang rapat Sekretaris Daerah lantai dua Kantor Bupati Inhu, Selasa (28/06/2022). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, RENGAT - Pemkab Inhu menyiapkan Posko tim untuk penanganan Penyakit Kuku dan Mulut (PMK) di Inhu.

Sekretaris Daerah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Hendrizal, memimpin rapat pembentukan gugus tugas pengendalian penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak yang digelar di ruang rapat Sekretaris Daerah lantai dua Kantor Bupati Inhu, Selasa (28/06/2022).

Turut hadir dalam rapat ini Asisten perekonomian dan pembangunan Setda Inhu, Paino, jajaran Forkopimda, serta OPD Terkait.

Hendrizal mengatakan rapat ini bertujuan untuk membicarakan langkah menghadapi, mencegah dan mengendalikan penyakit PMK pada hewan ternak untuk menghadapai Hari Raya Idul Adha yang akan di laksanakan pada hari Sabtu (9/7/2022) mendatang.

Hendrizal juga mengatakan untuk dibuatkan SK guna mengakomodir dokter hewan dan tim untuk turun langsung ke daerah yang hewan qurbannya sudah terinfeksi penyakit PMK.

Selain itu menurutnya perlu mengisolasi daerah dan juga sapi yang sudah terinfeksi penyakit PMK.

"Perlu dilakukan langkah seperti mengatur pembatasan lalu lintas dan pasar ternak, pada pelaksanaannya berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan lainnya untuk mengatur lalu lintas kendaraan yang membawa hewan qurban dari daerah lain dan untuk melakukan pengecekan terhadap hewan qurban yang dibawa," ujarnya.

Dari rapat ini diambil beberapa kebijakan dan keputusan untuk mengendalikan penyebaran PMK di Inhu, antara lain pembentukan gugus tugas penanganan PMK, membuat surat edaran untuk seluruh kecamatan dan masyarakat yang isinya tentang jual beli hewan ternak. "Lakukan pengecekan hewan ternak yang nantinya akan dijadikan hewan kurban, dan juga terkait Posko Covid nantinya juga akan menjadi Posko Tim Penanganan PMK," ujarnya.

Terkait PMK, Dokter hewan Disnakan Inhu, Saiful mengatakan PMK merupakan penyakit virus pada hewan. "Penyakit ini tidak menularkan pada manusia hanya saja jika hewan yang sudah terinfeksi pasti sakit, dan angka kematian pada penyakit PMK pada hewan ini antara 5 hingga 20 persen," ujarnya. (Tribunpekanbaru.com/Bynton Simanungkalit).

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved