Usia Belia Tapi Aksinya Sadis, Mayat Korban Dikarung Dilempar ke Kali Pesanggrahan Pakai Pemberat
Usia masih muda tapi aksinya sadis, usai habisi korban, mayat dikarung lalu dilempar ke Kali Pesanggaran
"Diduga di sini (TKP pembunuhan), makanya kami kumpulkan alat bukti bersama Puslabfor Polri untuk mendapatkan hasil maksimal guna proses penyidikan," kata Kanit 5 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKP Dimitri Mahendra di lokasi.
Bukti Bercak Darah di Kasur
Korban Aples meregang nyawa di kamar yang berada di lantai 2 di ruko di Jalan RS Fatmawati Raya, Cilandak, Jakarta Selatan .
Dilansir dari pantauan TribunJakarta.com, kamar yang menjadi TKP pembunuhan itu berukuran sekitar 3x4 meter.
Terdapat dua kasur tanpa sprei yang letaknya berjajar.
Terlihat bercak darah di kasur yang letaknya berdempetan dengan tembok.
Tim Pusat Laboratorium Forensik kemudian mengambil sampel kasur yang terdapat bercak darahnya.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan mengatakan, pelaku ditangkap di sebuah tempat penginapan di Kedaung Halang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
"Pelaku adalah pria kelahiran 2004," kata Zulpan kepada wartawan, Rabu (29/6/2022).
Zulpan menjelaskan, pelaku menghabisi nyawa korban dengan menusuk lalu membuang jasadnya di Kali Pesanggrahan.
"Peran eksekutor memukul, menusuk, dan membuang korban di kali," ungkapnya.
Mayat Ditemukan Operator Eskavator
Mayat Aples pertama kali ditemukan oleh operator alat berat ekskavator bernama Rano Barasa (35).
Rano yang berprofesi sebagai petugas UPK Badan Air Sudin Lingkungan Hidup Jakarta Selatan, kala itu menjalankan tugas rutin membersihkan sampah di aliran Kali Pesanggrahan.
"Tadi kami aktivitas bekerja jam 08.00 dengan rekan-rekan empat rekan kerja saya di sini. Pas saya lagi aktivitas sekitar pukul 08.30, saya sedang mengoperasikan alat berat ini," kata Rano di lokasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/penemuan-mayat-pria-di-kali-pesanggrahan.jpg)