Berita Pelalawan
Ada Sapi Mati dan Dipotong Paksa Akibat Penyakit Mulut dan Kuku, Ini Data Penyebarannya di Pelalawan
Total saat ini sudah ada 86 ternak yang terserang PMK. Tersebar di 6 kecamatan di Kabupaten Pelalawan Riau
Penulis: johanes | Editor: Nurul Qomariah
TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) terus menyebar dan menyerang hewan milik peternak di Kabupaten Pelalawan, Riau dalam dua pekan terakhir.
Pemprov Riau telah resmi menerapkan status siaga darurat PMK sejak beberapa waktu lalu.
Masyarakat pemilik mulai khawatir dengan wabah PMK yang sewaktu-waktu bisa menginfeksi ternaknya.
Mengingat penyebaran yang semakin luas dan hewan yang tertular terus bertambah setiap hari.
Sampai hari ini sudah ada puluhan ternak yang mengidap PMK di beberapa kecamatan yang ada di Pelalawan.
"Total saat ini sudah ada 86 ternak yang terserang PMK. Tersebar di 6 kecamatan," ungkap Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) Pelalawan, Senin (18/7/2022).
Akhtar merincikan, sebanyak 86 ternak yang terinfeksi PMK seluruhnya sapi dan belum ada ternak lainnya.
Dari jumlah itu, 2 ekor diantaranya mati dan 2 ekor dipotong paksa oleh pemiliknya.
Ternak yang bernasib malang ini berasal dari peternak di Kecamatan Pangkalan Kerinci.
Kemudian 26 ekor di antaranya dinyatakan sudah sembuh dari penyakit PMK.
Sedangkan 56 ekor lagi masih dalam kondisi sakit dan masih diperjuangkan untuk sembuh.
Adapun sebaran penyakit PMK untuk setiap kecamatan seperti berikut ini:
1. Kecamatan Ukui mencapai 19 ekor
2. Kecamatan Bandar Petalangan 16 ekor
3. Kecamatan Kerumutan 6 ekor
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/vaksin-sapi-pelalawan.jpg)