Breaking News:

Berita Dumai

Terciduk Tidur di Atas Pompong Curian, Pria di Dumai Dibekuk 5 Jam Usai Beraksi

Pria di Dumai nekat curi pompong, berhasil dibekuk Sat Polairud Dumai 5 jam usai beraksi, terciduk tidur di atas pompong curian

Penulis: Donny Kusuma Putra | Editor: Nurul Qomariah
ISTIMEWA
Pria di Dumai curi pompong dan tertangkap dan barang bukti curian berupa pompong Sat Polairud Dumai 5 jam setelah aksinya itu. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI - Sat Polairud Polres Dumai berhasil mengamankan pelaku pencurian sampan kayu (pompong) yang dilaporkan telah hilang pada Kamis (21/7/2022) pagi sekira pukul 10.00 WIB.

Lokasi di perairan kolam bandar depan Pos Lanal Kecamatan Datuk Laksamana Kecamatan Dumai Kota.

Tak butuh waktu lama, 5 jam setelah dilaporkan oleh Pemilik Usman, Unit Gakkum Sat Polairud Polres Dumai, berhasil mengamankan SR (26) diwilayah perairan Sinaboy Kabupaten Rokan Hilir.

Kapolres Dumai AKBP Nurhadi Ismanto, melalui Kasat Polair Polres Dumai AKP Budi Rahmadi, membenarkan bahwa pihaknya telah berhasil mengamankan seorang pelaku pencuri sampan kayu atau pompong milik warga Dumai.

Dirinya mengapresiasi kinerja dari Polair Dumai, yang berhasil mengamankan pelaku pencurian dengan cepat, sekitar 5 jam setelah dilaporkan pelaku SR berhasil diamankan.

AKBP Nurhadi menerangkan, SR berhasil diamankan Unit Gakkum Sat Polairud Polres Dumai, pada Kamis (21/7/2022), sekitar 15.00 Wib saat sedang tertidur di dalam sampan kayu (pompong) hasil curiannya saat sedang ditambatkan diwilayah perairan Sinaboy Kabupaten Rokan Hilir.

"Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, SR akan dijerat dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana penjara selama 7 tahun," katanya, Senin (25/7/2022).

AKBP Nurhadi menghimbau kepada para nelayan untuk berhati-hati dalam menyadarkan pompongnya, pastikan seluruh barang berharga sudah diamankan dan titipkan kepada warga sekitar.

Sementara, korban pencurian pompong yang diketahui bernama Usman, mengaku sangat berterimakasih dan mengapresiasi aksi cepat tanggap Polres Dumai, khususnya Sat Polairud Polres Dumai.

Dituturkan Usman, pompong miliknya awalnya diketahui telah hilang sejak Rabu (20/7/2022) pagi sekitar pukul 07.30 WIB.

Setelah seharian berusaha mencari hingga Kamis (21/7/2022) pagi sekitar pukul 10.00 WIB, tak juga membuahkan hasil.

Hingga akhirnya ia melaporkan kejadian tersebut kepada Sat Polairud Polres Dumai.

"Alhamdulillah, 5 jam setelah kami laporkan, sampan kayu atau pompong berhasil ditemukan, saya sangat bersyukur dan berterimakasih atas kesigapan bapak-bapak polisi," ucapnya.

( Tribunpekanbaru.com / Donny Kusuma Putra )

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved