Minggu, 12 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Berita Siak

Menjelang Alih Operator Blok CPP, BOB PT BSP-Pertamina Hulu dan PKK Bantu Makanan Tambahan Balita

Dua hari jelang ambil alih operator CPP BOB PT BSP-Pertamina Hulu Energi bersama TP PKK kabupaten Siak masih menggelar kegiatan.

Penulis: Mayonal Putra | Editor: Ariestia
Istimewa
Ketua TP PKK Siak Rasidah Alfedri menyerahkan bantuan PMT untuk antisipasi stunting kepada Balita, Sabtu (6/8/2022) di aula kecamatan Tualang. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Dua hari jelang alih operator Coastal Plain Pekanbaru (CPP), Badan Operasional Bersama (BOB) PT BSP-Pertamina Hulu Energi bersama TP PKK kabupaten Siak masih menggelar kegiatan. Kegiatan tersebut adalah Penyuluhan Indonesia Bebas Stunting dan Pemberian Makan Tambahan (PMT) kepada Balita.

Ketua TP PKK Rasidah Alfedri mengatakan, kegiatan itu digelar di aula kantor camat Tualang, Sabtu (6/8/2022). Sedikitnya ada 64 Balita yang diberikan makanan tambahan untuk tiga bulan ke depan.

“Stunting hingga kini masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang dihadapi pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Stunting menjadi masalah, sehingga penting adanya pergerakan dari semua pihak untuk bergotong-royong dalam mencegah terjadinya stunting,” kata Rasidah.

Ia juga mengapresiasi BOB PT Bumi Siak Pusako (BSP)-Pertamina Hulu masih menurunkan programnya untuk membantu Pemkab Siak menurunkan angka stunting.

Meskipun dua hari lagi BOB mengakhiri kontraknya sebagai operator blok CPP.

“Sepatutnya kita memberikan ucapan terimakasih atas dukungan bantuan dari BOB PT BSP-Pertamina Hulu, sehingga anak-anak kabupaten Siak tumbuh sehat dan cerdas serta terbebas dari stunting,” kata dia.

Ia berharap bantuan yang diberikan selama 3 bulan tersebut ada manfaatnya bagi Balita di lokus stunting pada diwilayah kerja BOB.

Ring 1 BOB termasuk kecamatan Sungai Apit dan Pusako, ring 2 di Kelurahan Mempura dan Kelurahan Perawang, kecamatan Tualang.

"Saya berharap bantuan ini ada manfaatnya untuk balita. Malu kita ya ibu-ibu, sudah banyak menerima bantuan jika tidak ada manfaatnya," kata Rasidah.

Rasidag meminta para kader Posyandu memantau perkembangan Balita yang tekah diberikan makanan tambahan tersebut. Ia berharap semua Balita yang menerima bantuan sudah tidak stunting lagi.

Disampaikannya, 64 balita yang menerima bantuan tersebut berasal dari, 45 anak dari Tualang, 9 dari Sungai Apit, 1 dari Pusako dan 9 dari Mempura. Penyerahan pada Sabtu kemarin itu untuk stok selama 2 minggu.

“Sisa paketnya dititipkan di Puskemas masing-masing yang selanjutnya para kader posyandu membantu untuk menyerahkan kepada keluarga Balita,” kata dia.

Menurut Rasidah, pemberian makanan tambahan ini harus setiap hari diberikan kepada Balita. Sebab makanan itu menjadi bahan nutrisi dan gizi bagi anak-anak Balita.

Lebih lanjut mantan guru SMA 1 Sungai Apit ini mengatakan, jumlah Balita stunting sebanyak 1.381 dari 33.745 balita se-Kabupaten Siak. Data itu berdasarkan laporan EPPGBM per Juni 2022.

Berdasarkan SK Bupati Siak Nomor 387 terdapat 20 lokus stunting yang tersebar di 14 kecamatan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved