Breaking News:

Berita Pelalawan

Akhir Polemik PPDB SMA di Pelalawan, Ini Nasib 146 Calon Siswa yang Tidak Tertampung di SMA Negeri

Polemik PPDB SMA di Pelalawan akhirnya menemukan titik terang setelah satu bulan bergulir.

Penulis: johanes | Editor: Ariestia
Istimewa
DPRD dan Disdikbud Pelalawan rapat bersama Disdik Provinsi Riau pada Selasa (16/8/2022) lalu untuk membahas polemik 146 calon siswa SMA yang belum tertampung. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Polemik PPDB SMA di Pelalawan akhirnya menemukan titik terang setelah satu bulan bergulir.

Sebanyak 146 calon siswa yang tidak tertampung SMA negeri di Kecamatan Pangkalan Kerinci akan tetap ditampung.

Polemik muncul setelah Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat di Kabupaten Pelalawan yang sudah.

Meski sudah satu bulan para peserta didik itu digantung dan tidak ada sekolah yang menerima lantaran daya tampung sudah penuh.

Padahal siswa lainnya sudah belajar dan mengecap pendidikan tingkat SMA sederajat.

Berbagai cara dilakukan Pemda Pelalawan melalui Pemda Pelalawan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) dan didorong oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) untuk berkomunikasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dan Disdik Riau.

Akhirnya keputusan diambil sebagai solusi untuk kelangsungan pendidikan para calon murid yang belum bersekolah sampai saat ini.

"Alhamdulillah, kami sudah rapat dengan Disidik Riau kemarin bersama anggota DPRD kita. Mereka setuju penambahan kelas seperti yang kita minta," ungkap Kepala Disdikbud Pelalawan, Abu Bakar FE kepada tribunpekanbaru.com, Kamis (18/7/2022).

Abu Bakar menjelaskan, pihaknya rapat bersama Disdik Riau dan dihadiri oleh Ketua dan anggota DPRD Pelalawan pada Selasa (16/8/2022) lalu di Pekanbaru.

Setelah berdiskusi panjang lebar, akhirnya Disdik Riau memutuskan untuk menambah empat Rombongan Belajar (Rombel) SMA negeri di Kecamatan Pangkalan Kerinci.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved