Breaking News:

Ini Para Petir yang Sambar CCTV Rumah Sambo Saat Brigadir J Dibunuh

Awalnya, para petinggi Polri pendukung Irjen Pol Ferdy Sambo menyatakan jika CCTV rusak karena disambar petir.

unsplash @tobiastu
Ilustrasi Kamera CCTV 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Misteri CCTV di rumah dinas Irjen Pol Ferdy Sambo di di kompleks Duren Tiga, Pancoran Jakarta Selatan akhirnya terungkap.

Ternyata CCTV tersebut tidak lah rusak, melainkan dirusak untuk menghilangkan bukti petunjuk kasus pembunuhan Brigadir J.

Awalnya, para petinggi Polri pendukung Irjen Pol Ferdy Sambo menyatakan jika CCTV rusak karena disambar petir.

Kemudian, Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Budhi Herdi Susianto mengatakan kamera pengawas atau CCTV tersebut rusak saat terjadi baku tembak antara Brigdir J dengan Bharada E. 

Namun keterangan perwira Polri sekelas Kombes tersebut sangat tidak masuk akal, bahkan bagi masyarakat awam.

Dalam mengusut keberadaan rekaman CCTV di TKP, Penyidik Polri telah memeriksa sejumlah saksi.

Tak tanggung-tanggung, saksi yang akan diperiksa sebanyak 16 orang.

“Dalam perkara menghilangkan, memindahkan dan mentransmisikan secara elektronik sehingga tidak bekerja sebagaimana mestinya telah diajukan pemeriksaan 16 orang saksi yang kita bagi menjadi lima klaster,” tutur Dirtipidsiber Bareskrim Polri Brigjen Asep Edi Suheri dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (19/8/2022).

Ia memaparkan, klaster pertama merupakan pemeriksaan saksi tiga warga kompleks Duren Tiga berinisial SM, M, dan AZ.

“Klaster dua yang melakukan pergantian DVR CCTV, kita sudah melakukan pemeriksaan saksi sebanyak empat orang yaitu, saudara AF, AKP IW, AKBP AC dan Kompol AF,” ujar Asep.

Kemudian, klaster ketiga merupakan saksi terkait pemindahan, transmisi, dan melakukan perusakan yakni Kompol BW, Kompol CB, dan AKBP AR.

“Klaster keempat adalah yang menyuruh melakukan, begitu memindahkan dan perbuatan lainnya yaitu Irjen FS, Brigjen HK, dan AKBP AN,” ujar dia.

Lalu, untuk klaster kelima, lanjut Asep, pihaknya memeriksa empat saksi yaitu AKP DA, AKP RS, AKBP RRS, dan Bripka DR.

sep menyampaikan, pihaknya telah menyita empat buah barang bukti terkait dugaan perusakan CCTV.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved