Breaking News:

Berita Dumai

Jelang Vaksin ‎Tahap III, Tiga Sapi Sembuh dan Tak Ditemukan Suspek Baru PMK di Kota Dumai

Selain mberi vaksin, tim satgas PMK Dumai, juga gencar melakukan pengambilan sampel untuk memastikan bahwa hewan ternak berkuku belah aman dari PMK.

Penulis: Donny Kusuma Putra | Editor: CandraDani
ISTIMEWA
Penyuntikan vaksin PMK tahap ke dua di Kota Dumai terhadap 1.161 ekor sapi. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI - Tiga ekor Sapi di kota Dumai yang dinyatakan Positif penyakit mulut dan kuku (PMK) oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Dumai, Nurzerwan meninformasikan bahwa kini ‎kondisi hewan ternak tersebut sudah membaik.

"Untuk kondisi tiga sapi yang positif sudah sembuh, dan hasil dari pemeriksaan dan laporan sehat sudah kita laporkan ke Dinas peternakan provinsi Riau," Jumat (2/9/2022).

Dirinya mengaku, terhadap tiga sapi tersebut masih dilakukan langkah pemutusan penyebaran dengan cara mengasingkan di kandang tersendiri dipisahkan dengan hewan ternak lainnya.

Nurzerwan ‎menerangkan, dari tiga sapi tersebut tidak ada penyebaran kasus, dalam artian hingga saat ini Tim satgas PMK berlum menemukan kasus baru atau Suspek di Dumai.

Ia mengungkapkan bahwa hingga saat ini Tim Satgas PMK ‎terus mengawasi hewan ternak, serta memperketat terhadap lalu lintas keluar masuk hewan berkuku genap atau belah yang sangat rentan terhadap penyakit PMK.

Dirinya menerangkan, langkah pencegahan yang pihaknya lakukan yakni gencar melakukan penyemprotan disinfektan ‎di kandang kandang hewan ternak, sekaligus melakukan monitoring kesehatan hewan.

Bukan hanya itu saja, tambahnya, Tim satgas PMK Dumai, juga gencar melakukan pengambilan sampel untuk memastikan bahwa hewan ternak berkuku belah aman dari PMK, dan jika ditemukan bisa segera diambil langkah cepat dan akurat, agar penyebaran tidak terjadi.

"Kepada peternak agar selalu waspada dan cepat tanggap terhadap hewan ternaknya, apabila ada gejala mencurigakan terhadap hewat ternak segera laporkan kepada Dokter hewan, atau Dinas terkait," imbuhnya.

‎Sebelumnya, tambah Nurzerwan mengaku, untuk vaksin PMK tahap kedua dari kementerian sebanyak 1400 vaksin, sudah disuntikan seluruhnya ekor sapi di kota Dumai.

"Vaksinasi tahap II, Sudah disuntikan kepada kelompok peternak yang berada di binaan DKPP Dumai, dan untuk individu belum bisa dilaksanakan karena keterbatasan dari vaksin itu sendiri, " sebutnya

Saat ini, tambahnya, DKPP Dumai, masih menunggu vaksinasi PMK tahap III yang mana pihaknya ajukan sekitar 3500 dosis, dan saat ini Vaksinasi PMK di Riau masih berlangsung.

Secara keseluruhan, Jelasnya, Dumai, membutuhkan sekitar 5.000 vaksin, agar hewan ternak baik milik kelompok maupun masyarakat dapat divaksinasi secara keseluruhan, 5000 itu hanya terpenuhi untuk hewan sapi atau kerbau saja tidak termasuk kambing, domba dan babi.

"Target utama dilakukan vaksinasi ini adalah untuk meningkatkan kekebalan tubuh bagi hewan ternak, jika ada ditemukan hewan ternak yang terinfeksi PMK, setidaknya penyebaran bisa dihentikan dengan vaksinasi," pungkasnya.

(Tribunpekanbaru.com/donny kusuma putra)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved