Sabtu, 11 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Lagi, Polisi Tembak Polisi Setelah Kasus Ferdy Sambo, Buntut Arisan Online

Lagi, kasus polisi tembak polisi kembali terjadi setelah kasus Ferdy Sambo yang saat ini masih dalam proses, ternyata buntut arisan online

Penulis: pitos punjadi | Editor: Nolpitos Hendri
firearmsid.com
Ilustrasi 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Lagi, kasus polisi tembak polisi kembali terjadi setelah kasus Ferdy Sambo yang saat ini masih dalam proses, ternyata buntut arisan online .

Belum rampung kasus polisi tembak polisi di rumah Irjen Ferdy Sambo , kini kejadian serupa terjadi lagi namun di daerah berbeda dan masih di Indonesia.

Kali ini polisi tembak polisi terjadi antara anggota Bhabinkamtibmas Polsek Way Pangubuan, Lampung bernama Aipda Ahmad Karnain tewas ditembak oleh rekannya, Aipda Rudi Suryanto.

Dalam kasus polisi tembak polisi ini, anggota Bhabinkamtibmas Polsek Way Pengubuan, Lampung Tengah, Aipda Ahmad Karnain (41), tewas ditembak oleh rekannya pada Minggu (4/9/2022) sekira pukul 21.30 WIB.

Aipda Ahmad Karnain ditembak saat berada di rumahnya di Jalan Rantau Jaya, Bandar Jaya Barat, Kecamatan Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah.

Sementara itu, pelakunya adalah Aipda Rudi Suryanto (39), menjabat sebagai Pejabat Sementara (Ps) Kepala Unit (Kanit) Provos Polsek Way Pengubuan, Lampung Tengah.

Kapolres Lampung Tengah, AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya, mengungkapkan Aipda Rudi Suryanto telah ditangkap pada Senin (5/9/2022) pukul 02.15 WIB.

Aipda Rudi Suryanto ditangkap di rumahnya oleh Provost Polres Lampung Tengah.

Rumah pelaku berada di Kampung Karang Endah, Kecamatan Terbanggi Besar, Lampung Tengah.

"Pelaku ditangkap oleh Provost Polres Lampung Tengah dan diamankan di Polres Lampung Tengah," katanya saat konferensi pers di Mapolres Lampung Tengah, Senin, dikutip dari TribunLampung.co.id.

Motif Pelaku Tembak Korban

AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya menyebut motif polisi tembak polisi tersebut didasari rasa sakit hati.

Aipda Rudi Suryanto menembak Aipda Ahmad Karnain, disebut karena sering diintimidasi dan aibnya dibuka ke publik.

Menurut Doffie, korban sudah menyinggung keluarga Aipda Rudi Suryanto.

"Pelaku melihat di grup WhatsApp bahwa korban telah membeberkan informasi, bahwa istri pelaku belum membayar arisan online," ungkapnya, Senin.

Sumber: TribunStyle.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved