Breaking News:

Aneh, Kamaruddin Simanjuntak dan Deolipa Dipolisikan Aliansi Advokat Anti Hoax

Selain Kamaruddin, eks pengacara Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E, Deolipa Yumara juga dilaporkan ke Bareskrim

wartakota
Kamaruddin Simanjuntak, penasihat hukum keluarga Brigadir J dipolisikan aliansi Advokat 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Perjuangan Kamaruddin Simanjuntak dan Deolipa Yumara dalam mengungkap kebenaran dalam kasus kematian Brigadir J kembali menghadapi jalan terjal. 

Setelah mereka mengaku mendapat banyak tekanan dan intimidasi dalam menangani kasus tersebut, kali ini mereka dipolisikan oleh Aliansi Advokat Anti Hoax (A3H).

Aliansi Advokat Anti Hoax melaporkan kedua pengacara itu karena dinilai menyebarkan hoaks. 

Laporan Aliansi Advokat Anti Hoax itu pun membuat keluarga almarhum Brigadir J merasa kecewa, terlebih kasus pembunuhan tersebut belum terang benderang dan belum diputus sidang.

Roslin Simanjutak, bibi Brigadir J mengatakan Kamaruddin Simanjuntak telah berusaha mengungkap kebenaran.

Semua yang disampaikan berdasarkan pernyataan keluarga yang melihat adanya luka-luka sayatan yang diketahui oleh keluarga saat membuka peti jenazah Brigadir J.

"Kami kecewa sama yang melaporkan. Karena kemarin bapak Kamaruddin kan menduga, namanya menduga,"

"Kami kirimkan foto, kan dilihatnya ini (menunjuk leher) bekas jahitan kayak ada benang, mungkin dia kan menduga tapi setelah di autopsi Kamaruddin kan gak ngomong apa-apa," jelasnya, Rabu (7/9/2022).

Meski begitu ia tetap yakin dan percaya kepada Kamaruddin untuk terus menguarakan kebenaran.

Sebelumnya, Kamaruddin Simanjuntak dilaporkan ke Bareskrim Polri terkait penyebaran berita bohong alias hoaks.

Selain Kamaruddin, eks pengacara Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E, Deolipa Yumara juga dilaporkan ke Bareskrim terkait hal yang sama.

Adapun laporan tersebut teregister dengan nomor STTL/315/VIII/2022/Bareskrim Polri tertanggal 31 Agustus 2022. Adapun pelapor yakni dari Aliansi Advokat Anti Hoax (A3H).

"Kita kemarin lapor dalam kapasitas selaku Aliansi Advokat Antihoax yang peduli dengan kondisi masyarakat hukum supaya tertib hukum," kata Ketua Umum Aliansi Advokat Anti Hoax (A3H), Zakirun Chaniago saat dihubungi, Jumat (2/9/2022).

Zakirun menyebut dasar pelaporan yang dibuat karena kedua terlapor kerap membuat berita hoaks dalam kasus kematian Brigadir J.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved