Minggu, 19 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Anaknya Diduga Dicabuli impinan SD Methodist 1, Ingin Melapor ke Jokowi tapi Dihalangi Kapolda

Padahal, kata IM, anaknya sudah memberikan kesaksian panjang terkait siapa-siapa saja terduga pelaku yang merudapaksa dirinya. 

HO
Kolase foto ibu yang anaknya diduga jadi korban rudapaksa dan Kapolda Sumut 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Nasib naas dialami seorang ibu yang anaknya diduga jadi korban rudapaksa pimpinan SD Methodist 1 Medan.

Untuk menuntaskan kasus ini, IM bilang, pada 7 Juli 2022 lalu, ia sempat akan menemui Presiden Jokowi yang kala itu tengah berkunjung ke Belawan.

Namun mengaku dihalangi Kapolda Sumut, Irjen RZ Panca Putra Simanjuntak saat akan mengadu ke Presiden RI Jokowi.

Saat itu, Irjen RZ Panca Putra Simanjuntak langsung menarik IM.

Kapolda Sumut berjanji akan menyelesaikan laporan yang dilayangkan IM sejak tahun 2021 lalu.

"Pak Kapolda Sumut juga langsung menarik saya di depan Pak Jokowi di Belawan. Terus Jumat (8/7/2022) Pak Kapolda panggil saya. Janji akan secepatnya (selesaikan laporan)," kata IM, Sabtu (10/9/2022).

IM bilang, setelah pertemuan antara dirinya dan Kapolda Sumut, ternyata kasus anaknya masih jalan di tempat.

Padahal, kata IM, anaknya sudah memberikan kesaksian panjang terkait siapa-siapa saja terduga pelaku yang merudapaksa dirinya. 

"Anak sudah memberi kesaksian mana mungkin anak mengarang sepanjang itu," ucapnya.

Pertanyakan CCTV yang rusak

IM, ibu yang anaknya diduga jadi korban rudapaksa pimpinan SD Methodist 1 Medan mempertanyakan soal kabar CCTV yang katanya rusak.

CCTV yang disebut rusak itu berada di lokasi tempat anaknya diduga dirudapaksa.

Adapun lokasinya berupa gudang, yang ada di areal sekolah.

Menurut IM, CCTV yang ada di dekat gudang sekolah itu masih berfungsi.

Ia pernah melihatnya sendiri.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved