Breaking News:

Berita Pelalawan

Waduh, Serapan APBD Pelalawan Masih 44 Persen Hingga September Ini, BPKAD Minta OPD Lakukan Ini

Realisasi belanja APBD Pelalawan masih 46,76 persen, Rp 833 M dari total Rp 1,6 T. Masih ada separuh angggaran belum diserap sampai bulan September.

Penulis: johanes | Editor: CandraDani
Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung
Wakil Bupati Pelalawan H Nasarudin SH MH menyerahkan KUA-PPAS tahun anggaran 2023 ke pimpinan DPRD pada Selasa (30/8/2022) lalu di ruang paripurna dewan. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2022 tampaknya masih di bawah target hingga Bulan September ini. Padahal masa penggunaan APBD tinggal empat bulan lagi.

Berdasarkan data milik Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pelalawan, realisasi belanja daerah masih 46,76 persen atau Rp 833 Miliar dari total APBD Rp 1,6 Triliun.

Artinya masih ada separoh anggaran lain yang belum terserap sama sekali sampai bulan kesembilan tahun berjalan. Ini harus direalisasikan hingga akhir Desember mendatang.

"Target kita seharusnya sudah 50 persen lebih, tapi tidak jauh dari realisasi. Kondisinya memang seperti ini setiap tahun," tutur Kepala BPKAD Pelalawan, Devitson Saharuddin SH MH kepada tribunpekanbaru.com, Rabu (14/9/2022).

Devitson mengungkapkan, ada beberapa faktor yang menyebabkan lambatnya serapan anggaran tahun 2022.

Diantaranya, adanya proyek milik Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang belum dilelang di Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Pelalawan.

Selain itu, sebagian kegiatan masih dalam masa tender, serta sebagian besar tengah dalam pengerjaan oleh kontraktor pemenang lelang. Sehingga proses pencairan dana kegiatan masih minim.

Disamping itu, sebagian program kegiatan OPD mengalami kesalahan nomor rekening dan nama nomenklatur.

Alhasil tidak bisa dilaksanakan dengan cepat dan harus melalui perubahan anggaran terlebih dahulu. Kondisi ini juga turut menyebabkan lambatnya realisasi APBD.

"Kita minta OPD segera jalankan kegiatan, jangan ditunda lagi. Untuk pekerjaan yang sudah selesai, langsung diurus pencairannya. Jadi serapan anggaran meningkat," beber Devitson.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved