Selasa, 14 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Sosok Jenderal yang Senang Ferdy Sambo Ditangkap usai Diperas Rp 2,5 Miliar

perwira tinggi itu berdiri dengan sikap sempuran ditemani istrinya. Bahkan istrinya disuruh untuk berdiri dengan sikap sempurna.   

Tribunnews / Jeprima
Kuasa hukum keluarga Brigadir J, korban peristiwa baku tembak antar anggota Polisi di rumah dinas Kepala Divisi Propam Polri Irjen Pol. Ferdy Sambo, Kamaruddin Simanjuntak dan Johnson Panjaitan saat tiba di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (18/7/2022). 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Seorang Brigadir Jenderal menyampaikan terima kasih kepada Kamaruddin Simanjuntak.

Hal ini lantaran penangkapan Ferdy Sambo

Kamaruddin Simanjuntak menjelaskan Brigadir Jenderal itu memberikan pengakuan dengan menghubunginya lewat sambungan video call. 

Lewat video call, perwira tinggi itu berdiri dengan sikap sempuran ditemani istrinya. Bahkan istrinya disuruh untuk berdiri dengan sikap sempurna.   

Berdasarkan pengakuan Kamaruddin, perwira dan istrinya itu turut memberi hormat padanya. 

"Saat saya di Medan ada seorang mengaku Brigadir Jenderal Polisi, dia telpon saya video call, dia berdiri sikap sempurna bahkan istrinya masih cantik kulihat disuruh berdiri sikap sempurna, menghadap saya dan memanggil saya komandan,"katanya saat diwawancarai di kanal YouTube Uya Kuya TV, Kamis (15/9/2022)

Kamaruddin pun sempat merasa Brigadir Jenderal bersama istrinya bercanda. Namun semua ternyata serius. 

Kata Kamaruddin, perwira itu turut berterima kasih karena berkatnya, Ferdy Sambo dipenjara dan mendapatkan hukuman. 

Ia mengaku merasa tertipu oleh Ferdy Sambo dan tak bisa berbuat apa-apa. Ia mengaku sudah menyetor Rp 2,5 miliar agar bisa mengemban jabatan yang dijanjikan itu. 

 "Awalnya saya kira bercanda tetapi dia berterima kasih mengaku brigadir jenderal, dia mengaku diperas 2,5 miliar, dia menghendaki satu jabatan ketika masih Kombes lalu untuk mendapatkan jabatan itu dia setor 2,5 miliar, makanya saya bilang karena mau juga itu," ujarnya.

Setelah membayar 2,5 miliar, Brigadir Jendral tersebut tidak mendapatkan jabatan itu.

"Tetapi jabatan yang dijanjikan atau kedudukan tidak diberikan sehingga tidak balik modal, akhirnya dia merasa menderita, informasinya ke FS," jelasnya.

Brigadir Jenderal tersebut berterima kasih padanya karena karma untuk Ferdy Sambo terbalaskan.

Jenderal Bintang Tiga Takut Pada Ferdy Sambo

Kasus pembunuhan Brigadir J menarik untuk diperbincangkan.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved