PLN Dorong Kebangkitan Ekonomi Masyarakat Lewat Program Santripreneur
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Tengah (UIP Sumbagteng) menggagas Program Santripreneur di Kabupaten Kampar
Kami juga akan memberikan sosialisasi tentang Standar Pelayanan Masyarakat di Fasilitas Publik (SPM-FP) untuk mengelola pondok pesantren yang ramah lingkungan, ramah air, ramah listrik dan ramah anak.
SPM-FP ini merupakan standar khusus yang dikembangkan oleh Kementerian LHK,” ujar Priyo.
Sebanyak 10.000 tanaman kayu putih akan di tanam di lahan gambut seluas 4 hektar, penanamannya akan dilaksanakan pada bulan Oktober untuk memperingati Hari Santri dan Hari Listrik Nasional.
Adapun jenis tanaman kayu putih yang ditanam adalah bibit unggul generasi pertama (F-1) yang berasal dari Balai Besar Pengujian Standar Instrumen Kehutanan (BBPSIK) Yogyakarta.
Alland Asqolani, General Manager PLN UIP Sumbagteng menjelaskan bahwa untuk mendorong kebangkitan ekonomi masyarakat tidak bisa dilakukan secara sendiri-sendiri melainkan harus melalui sinergi berbagai pihak.
“BPSILHK yang menguasai pengetahuan dalam pembudidayaan serta teknologi pengolahan kayu putih, pondok pesantren yang memiliki sumber daya manusia serta PLN Peduli selaku penyandang dana harus berkolaborasi untuk hasil yang maksimal,” ujarnya.
Sebagai warisan dari kolaborasi ini nantinya akan dilakukan peluncuran buku dengan judul “Praktek Budidaya Tanaman Kayu Putih di Lahan Gambut” yang dikemas oleh kontributor dari Majalah Trubus. (Adv)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/pln-dorong-kebangkitan-ekonomi-masyarakat-lewat-program-santripreneur.jpg)