Breaking News:

Berita Pekanbaru

Jadi Wilayah Paling Banyak Kasus DBD di Kota Pekanbaru, Ini Tanggapan Camat Marpoyan Damai

Kasus DBD di Marpoyan Damai mencapai 101 kasus dari total 560 kasus yang ada di Kota Pekanbaru.

Penulis: Fernando | Editor: CandraDani
TribunPekanbaru/David Tobing
Demam Berdarah Dengue 

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU- Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru menjadi satu kecamatan yang paling banyak kasus Demam Berdarah Dengue (DBD). Kasus DBD di kecamatan itu mencapai 101 kasus.

Camat Marpoyan Damai, Fauzan mengatakan bahwa ratusan kasus DBD ini menjadi perhatian semua pihak.

Ia mengajak masyarakat untuk lebih peduli kepada kebersihan lingkungan.

"Apalagi saat hujan, tentu ada genangan air bisa menjadi tempat jentik nyamuk aedes berkembang biak," ujarnya kepada Tribunpekanbaru.com, Senin (19/9/2022).

Dirinya mengatakan kondisi tersebut bisa memicu munculnya wabah DBD di lingkungan masyarakat.

Ia menilai kondisi tersebut mesti menjadi perhatian bersama.

"Kami selaku camat mengimbau lurah dan RT serta RW, bisa memberi informasi ini kepada seluruh masyarakat," ujarnya.

Dirinya menilai kasus DBD di kawasan itu meningkat karena kelengahan untuk mengantisipasi munculnya kasus DBD.

Namun ini bakal jadi perhatian bersama agar kasus ini tidak bertambah nantinya.

Pihaknya tentu tidak bisa sendiri sehingga nantinya bakal bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru.

Mereka berkolaborasi juga dengan puskemas untuk mencegah penyebaran DBD di wilayah Marpoyan Damai.

"Maka kami mohon dukungan semua pihak, agar kasus DBD tidak terus bertambah," ujarnya.

(Tribunpekanbaru.com/Fernando

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved