Breaking News:

Prancis Mulai Ingatkan Warganya Bersiap Menghadapi Musim Dingin Parah di Tengah Krisis Energi

Prancis mulai memperingatkan warganya jelang menghadapi krisis energi saat musim dingin mendatang.

Penulis: Guruh Budi Wibowo | Editor: Ilham Yafiz
AFP
Prancis Mulai ingatkan Warganya Bersiap Menghadapi Musim Dingin Parah di Tengah Krisis Energi 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Prancis mulai memperingatkan warganya jelang menghadapi krisis energi saat musim dingin mendatang.

Rumah tangga swasta di Prancis mungkin menghadapi pemadaman listrik musim dingin ini.

Prancis mengkhawatirkan musim salju yang parah.

Kepala regulator energi CRE, Emmanuelle Wargon, menerangkan hal itu kepada radio France Info yang diberitakan ulang olrh Rusia Today.

“Dalam keadaan apa pun tidak akan ada penutupan gas di rumah-rumah pribadi. Tetapi di sisi kelistrikan, kita mungkin dihadapkan pada keharusan membuat keputusan sulit tentang pemadaman terbatas,” katanya, menambahkan “Ini dapat berlangsung selama beberapa jam dan akan sangat lokal – di tingkat komune atau distrik – dengan pemberitahuan sebelumnya kepada warga," ujarnya.

Regulator mencatat bahwa penutupan tidak akan memengaruhi infrastruktur penting, termasuk rumah sakit.

Ia melanjutkan jika tindakan ekstrem dapat dihindari jika musim dingin relatif hangat.

Wargon juga mengakui bahwa keputusan untuk menutup pembangkit listrik tenaga nuklir Fessenheim, yang dinonaktifkan pada tahun 2020, tidak dapat diambil dalam krisis saat ini.

“Kami pikir kami dapat secara bertahap mengganti energi nuklir dengan sumber energi terbarukan, tetapi sekarang kami memahami bahwa kami akan membutuhkan lebih banyak energi. Kita butuh kedua sumber itu,” tegasnya.

Prancis bergantung pada energi nuklir lebih dari negara Eropa lainnya, menghasilkan sekitar 70 persen listriknya dengan cara itu.

Namun, sekitar setengah dari 56 reaktor nuklirnya telah dimatikan untuk pemeliharaan, terutama untuk memperbaiki masalah korosi.

( Tribunpekanbaru.com )

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved