Liga Italia
Bayar Hutang, Pemilik Inter Milan Suning Grup bisa Jual Lautaro Martinez dan Alessandro Bastoni
Dua pemain andalan Inter Milan siap dijual Suning Grup untuk membayar hutang yang mulai jatuh tempo
Penulis: Ariestia | Editor: Budi Rahmat
TRIBUNPEKANBARU.COM- Kabar Inter Milan yang kesulitan keuangan kian gencar terlihat.
Terbaru Suning Grup berencana menjual 30 persen saham Inter Milan. bahkan Suning disebut-sebut sedang melobi investor baru yang akan mengambil alih Inter Milan.
Tidak hanya saham, Suning juga punya kewenangan yang kuat untuk bisa menjual pemain-pemain andlan Inter Milan.
Baca juga: BREAKING NEWS : Ultras Inter Desak Steven Zhang Pergi, Soroti Hasil Negatif Pertandingan Inter Milan
Fans Inter tentu akan goyah jika mendengarkan ini. Suning beencana akan menjual sejumlah pemain top Inter Milan
Suning dapat memutuskan untuk menjual pemain kunci Inter seperti Lautaro Martinez atau Alessandro Bastoni pada Januari untuk mengumpulkan uang, menurut sebuah laporan di media cetak Italia.
Seperti yang telah dilaporkan oleh Tuttosport , pemilik Cina sangat menyadari bahwa mereka perlu menghasilkan uang jika mereka ingin membayar kembali pinjaman Oaktree Capital Group yang saat ini mereka perjuangkan.
Mereka memiliki waktu hingga Juni 2024 untuk membayarnya kembali.
Itu adalah berita buruk bagi para penggemar yang mengkhawatirkan penjualan pemain besar seperti yang terjadi di musim panas.
Ada kemungkinan Suning akan menjual pemain mahal pada Januari setelah mereka gagal menghasilkan keuntungan yang mereka inginkan di jendela transfer musim panas.
Baca juga: Inter Milan bisa Dijual tahun 2022, Suning Grup Punya Hutang yang Harus Dibayar
Jika penjualan tidak terjadi pada bulan Januari, maka penjualan pasti perlu dilakukan pada tanggal 30 Juni 2023. Pemain seperti Lautaro Martinez, Alessandro Bastoni dan Milan Skriniar bisa menjadi pilihan.
Ultras Inter Desak Zhang Pergi
UltraS Inter Milan bereaksi terkait dengan hasil netif yang diraih Inter baik di Serie A maupun di Liga Champions.
Tak tanggung-tanggung, ultras Inter yang merupakan pendukung garis keras Inter Milan ini langsung membicik Steveng Zhang.
Ya, Steven Zhang yang meupakan pemilik Inter Milan ini menjadi sasaran protes keras dri Ultras Inter Milan.
Ultras Inter Milan sengaja memasang beberapa spanduk di kota Milan dengan tulisan yang sangat menohok.
Kalimat yang dituliskan ultras Inter Milan adalah meminta Zhang pergi dari Inter Milan.
Baca juga: Liga Italia: Inter Milan Bersiap Kehilangan Edin Dzeko, Tak Lakukan Perpanjang Kontrak
Tentu saja itu sebagai protes yang keras dan mengarah langsung pada ketidak senangan pada Steven Zhang
Inter belum memulai musim dengan sangat baik dan para penggemar telah meminta presiden Steven Zhang untuk meninggalkan klub, dengan mengibarkan spanduk di seluruh kota Milan .
Nerazzurri telah meraih tiga kekalahan dalam tujuh pertandingan Serie A pertama mereka, membuat marah para penggemar dengan penampilan buruk mereka di lapangan. Hal-hal belum terlalu baik di Liga Champions, dengan tim kalah dari Bayern Munich tetapi mengalahkan Viktoria Plzen.
Kemarahan para fans kini terlihat di jalanan Milan. Spanduk telah dikibarkan di seluruh kota, bertuliskan: 'Zhang, pergi'.
Jual Saham Inter Milan
Pemilik Inter Milan Suning grup punya waktu sampai tahun 2026 untuk membayar hutangnya kepada Oaktree Capital Group.
Baca juga: Juan Cuadrado Hengkang ke Inter Milan, Tak Lagi Dipakai Juventus dan Disingkirkan Max Allegri
Kenyataan itu yang menyebabkan timbulnya spekulasi bahwa Inter akan dijual pada tahun 2022 ini.
Hal tersebut tentu saja tidak terlepas dari utang yang harus dibayarkan oleh Suning Grup.
Meskipun tanggal kedaluarsanya sampai tahun 2026 nanti. Maka, tak heran Suning dikabarkan gencar mencari investor baru yang siap mengucurkan uang banyak untuk mendapatkan saham Inter Milan
Wartawan Italia Gianluca Rossi mengatakan bahwa dia tidak mengharapkan Inter dijual oleh Suning pada 2022, menurut sebuah laporan di media penyiaran Italia.
Berbicara di Telelombardia , melalui FCInter1908 , Gianluca Rossi mengungkapkan pesimisme besar atas penjualan Inter bahwa banyak penggemar telah sangat jelas ingin melihat hal itu terjadi.
Dia menjelaskan bahwa dia tidak melihat hal itu terjadi di tahun kalender ini dan dia juga merasa bahwa penjualan di tahun 2023 juga sangat kecil kemungkinannya.
Baca juga: Berita Inter Milan, Bertemu Simone Inzaghi, Beppe Moratta Beri Sinyal Terkait Masa Depan Nerazzurri
“Saya tidak berpikir Inter akan mengubah kepemilikan pada 2022 dan saya juga memiliki keraguan kuat untuk 2023.”
Alasan Suning cenderung menjual klub secepat mungkin adalah karena mereka perlu membayar kembali pinjaman besar dari Oaktree Capital Group dan mereka tidak akan dapat melakukannya kecuali mereka menemukan uang segar dari suatu tempat.
Gianluca Rossi tidak berpikir bahwa mereka akan membayar kembali tepat waktu dan itu dapat menyebabkan komplikasi lain.
“Pada akhirnya, saya pikir mereka tidak akan membayar kembali pinjaman, yang antara lain ingin mereka diskusikan kembali dengan tanggal kedaluwarsa baru 2026.
“Mereka telah menutup kesepakatan bisnis lain dengan Leo Vegas. Saya tidak memiliki gagasan tentang kepemilikan yang ingin dijual dan, sejujurnya, saya tidak melihat skenario ini dari Marotta.”(*)
(Tribunpekanbaru.com)
Baca juga: Bertemu Simone Inzaghi, Presiden Inter Milan Steven Zhang Jamin Tak Ada Pemecatan
Baca juga: Terungkap, Ternyata Simone Inzaghi yang Tak Mau Datangkan Paulo Dybala ke Inter Milan, Ini Alasannya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/lautaro-martinez-ke-barcelona-1.jpg)