Breaking News:

Berita Kampar

Curah Hujan Tinggi Pusdalops-PB Kampar Khawatirkan Kondisi Anak Sungai : Lebih Gampang Meluap

Menurut Pusdalops-PB Kampar, selain curah hujan penyebab sungai meluap faktor pendangkalan aktivitas perkebunan dan pembangunan pemukiman jadi pemicu.

Penulis: Fernando Sihombing | Editor: CandraDani
BPBD Provinsi Riau
Luapan air sehingga menyebbakan banjir di wilayah Kampar Kiri Hulu beberapa waktu lalu. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, KAMPAR - Curah hujan di wilayah Riau cenderung tinggi dalam beberapa hari terakhir. Termasuk di Kampar.

Dampak curah hujan paling terasa pada debit anak sungai.

Kepala Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana Daerah (Pusdalops-PB) pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kampar, Adi Candra Lukita mengungkap kekhawatiran melihat anak sungai.

"Sekarang sungai-sungai kecil, anak sungai lebih mudah meluap," kata Candra kepada Tribunpekanbaru.com, Rabu (5/10/2022).

Menurut dia, hasil pantauan terhadap debit anak sungai di Kampar cenderung semakin fluktuatif dalam dua tahun belakangan. Terutama saat curah hujan meningkat.

"Beberapa anak sungai cepat meluap kalau hujan lebat sebentar saja," katanya.

Ini dikarenakan laju pendangkalan karena aktivitas perkebunan dan pembangunan pemukiman.

Sejak curah hujan meningkat, kata dia, beberapa anak sungai meluap.

Untungnya masih sedikit melewati bibir sungai.

Sedangkan sungai-sungai besar, terpantau masih tergolong aman. Seperti Sungai Kampar, sungai Kampar kanan dan Kampar Kiri.

Menurut dia, memang ada kenaikan debit air.

Tetapi tidak begitu signifikan. Seperti kenaikan Sungai Kampar tidak sampai 1 meter.

"Biasanya kalau sungai besar naiknya signifikan, berarti banyak sungai-sungai kecil yang sudah overload," ujar Candra.

Ditanya soal pantauan banjir, ia mengaku belum ada laporan kejadian.

( Tribunpekanbaru.com/Fernando Sihombing)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved